Karhutla Sumsel
34 Hotspot Muncul di Sumsel Pada Awal Juni 2026, Muara Enim Terbanyak
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan sebaran titik panas masih didominasi di Kabupaten Muara Enim dengan 14 titik.
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- BPBD Sumsel mendeteksi 34 titik panas di Sumatera Selatan pada 2 Juni 2026.
- Kabupaten Muara Enim menjadi wilayah terbanyak sebanyak 14 titik, disusul OKU Selatan tujuh titik dan Musi Rawas Utara empat titik.
- BMKG memprakirakan sebagian wilayah Sumsel berpotensi mengalami hujan ringan pada siang hingga sore hari, termasuk Muara Enim, OKI, Musi Rawas, Muratara, Lahat, dan Empat Lawang.
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan mendeteksi sebanyak 34 titik panas (hotspot) di sejumlah wilayah Sumsel pada Selasa (2/6/2026) hingga pukul 05.30 WIB.
Kabupaten Muara Enim menjadi daerah dengan jumlah titik panas terbanyak.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan sebaran titik panas masih didominasi di Kabupaten Muara Enim dengan 14 titik.
"Muara Enim menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak hari ini," kata Sudirman, Selasa (2/6/2026).
Selain Muara Enim, titik panas juga terdeteksi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan sebanyak tujuh titik dan Kabupaten Musi Rawas Utara sebanyak empat titik.
Sementara itu, Kabupaten Musi Banyuasin tercatat memiliki tiga titik panas.
Adapun Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Komering Ulu (OKU), Empat Lawang, dan Musi Rawas masing-masing terdeteksi dua titik panas.
Sedangkan Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Lahat, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur), serta Kota Prabumulih masing-masing tercatat satu titik panas.
Baca juga: Tercatat Ada 542 Hotspot di Sumsel Selama Bulan Mei 2026, Lahat Tertinggi
Baca juga: Sepanjang 2025, BPBD Catat 665 Hotspot di Muara Enim, Terbaru Lahan Seluas 7 Hektare Terbakar
Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca di Sumsel pada pagi hari umumnya cerah hingga cerah berawan. Namun, pada siang hingga sore hari berpotensi terjadi hujan ringan di sejumlah wilayah.
Daerah yang berpotensi mengalami hujan ringan meliputi Kabupaten Ogan Komering Ilir, Musi Rawas Utara, Musi Rawas, Kota Lubuklinggau, Empat Lawang, Kota Pagar Alam, Lahat, Muara Enim, dan Ogan Komering Ulu Selatan.
Meski demikian, BPBD Sumsel mengingatkan bahwa sebagian besar wilayah Sumsel saat ini berada dalam kategori sangat mudah terbakar.
Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
BPBD juga mengimbau seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau guna mencegah terjadinya karhutla yang dapat menimbulkan kabut asap dan kerugian lingkungan.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
| Semak Belukar Mulai Terbakar, Warga Lubuklinggau Diimbau Siaga Karhutla, ini Wilayah Rawan Kebakaran |
|
|---|
| Tercatat Ada 542 Hotspot di Sumsel Selama Bulan Mei 2026, Lahat Tertinggi |
|
|---|
| Jelang Kemarau 2026, Polres OKU Timur Cek Kesiapan Antisipasi Karhutla di Perkebunan |
|
|---|
| Kebakaran Lahan Terjadi di Dekat Kantor Kejari Ogan Ilir, Kobaran Api Ancam Para Pengendara |
|
|---|
| 3 Daerah di Sumsel Tetapkan Status Siaga Karhutla, BPBD Usulkan 10 Helikopter untuk Penanganan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Ogan-Ilir-dan-Musi-Banyuasin-Tercatat-Masuk-Dalam-Zona-Merah-Karhutla-di-Sumsel.jpg)