Karhutla Sumsel

Tercatat Ada 542 Hotspot di Sumsel Selama Bulan Mei 2026, Lahat Tertinggi

Memasuki musim kemarau, jumlah titik panas (hotspot) di Sumatera Selatan mengalami peningkatan signifikan.

Tayang:
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Slamet Teguh
Manggala Agni Daops XIV/Banyuasin
ILUSTRASI PADAMKAN API - Tim Satgas Karhutla berupaya memadamkan kebakaran lahan di Desa Sungai Rambutan, Sabtu (4/10/2025) malam. 

Selain itu, patroli udara yang dilakukan Subsatgas Udara pada 30 Mei 2026 menemukan enam kejadian karhutla, masing-masing di Muara Enim dan PALI sebanyak dua lokasi, serta Banyuasin dan Musi Banyuasin masing-masing satu lokasi.

Menghadapi kondisi tersebut, Sudirman meminta pemerintah daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap karhutla segera menetapkan status siaga agar upaya pencegahan dan penanganan dapat dilakukan lebih optimal.

"Status siaga penting agar pemerintah daerah lebih siap dalam melakukan pencegahan dan penanganan, karena di beberapa wilayah sudah terjadi karhutla," katanya.

BPBD Sumsel juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Warga diminta segera melapor kepada aparat setempat apabila menemukan asap maupun titik api di kawasan hutan, perkebunan, atau lahan kosong di sekitar tempat tinggal mereka.

Menurut BPBD, hampir seluruh wilayah Sumsel saat ini memiliki potensi kemudahan terjadinya kebakaran karena lapisan atas permukaan tanah, termasuk lahan gambut dan semak belukar, mulai mengering akibat musim kemarau. 

 

 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved