Kebakaran di Palembang Indah Mall

Kronologi Lengkap Kebakaran di Palembang Indah Mall, Karyawan Restoran Lihat Asap Hitam dari Dapur

Kronologi: Titik awal api mulai terdeteksi sekitar pukul 18.15 WIB menurut catatan manajemen, atau sekitar pukul 18.17 WIB berdasarkan informasi saks

Tayang:
Istimewa
KEBAKARAN -- Peristiwa kebakaran kembali terjadi, kali ini terjadi di Restoran Jepang GyuKaku Lt.1 tepatnya Di Palembang indah Mall terletak di Jalam Letkol iskandar Kelurahan24 ilir Kecamatan Bukit Kecil Kota, Palembang, Sabtu (30/5/2026), sekitar pukul 18.17 WIB. 

Ringkasan Berita:
  • Kebakaran melanda restoran Gyu-Kaku PIM pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 18.15 WIB. Api dipadamkan tim internal dalam 10 menit, disusul pendinginan oleh petugas PBK hingga pukul 19.19 WIB.
  • Sumber api diduga dari jalur lubang exhaust dapur. Tidak ada korban jiwa, namun satu sekuriti dirawat akibat sesak napas. Mal terpaksa ditutup lebih awal malam itu.
  • Pihak PIM mengapresiasi penanganan cepat dan berkoordinasi untuk investigasi.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Suasana akhir pekan di Palembang Indah Mall (PIM) yang terletak di Jalan Letkol Iskandar, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil mendadak mencekam pada Sabtu (30/5/2026) malam. 

Restoran Jepang Gyu-Kaku yang berada di lantai 1 mall tersebut dilanda kebakaran, memicu kepanikan luar biasa bagi ratusan pengunjung.

Berdasarkan data yang dihimpun dari pihak kepolisian, kesaksian di lapangan, serta rilis resmi pihak manajemen, inilah kronologi lengkap kebakaran terjadi.

Kronologi Kejadian

Titik awal api mulai terdeteksi sekitar pukul 18.15 WIB menurut catatan manajemen, atau sekitar pukul 18.17 WIB berdasarkan informasi saksi di lapangan. 

Seorang karyawan bernama Firdaus menjadi orang pertama yang mencurigai adanya kejanggalan pada bagian langit-langit area dapur restoran saat hendak menuju kamar mandi.

"Awalnya saya hendak ke kamar mandi. Lalu melihat asap hitam tebal dari ventilasi kitchen. Karena panik, saya cek lagi dan melihat cerobong pembuangan mengeluarkan percikan api," ujar Firdaus memberikan kesaksian.

Firdaus juga menyebutkan bahwa ia melihat api terindikasi berasal dari area sekitar generator atau gudang. 

Menyadari bahaya mengancam, Firdaus bergegas memberi tahu rekan kerjanya, Imam dan Akbar, sebelum akhirnya melaporkan insiden itu ke pihak sekuriti mal.

"Asap semakin tebal dan api mulai membesar. Kami langsung melapor ke petugas keamanan dan pemadam kebakaran," tambahnya.

Meskipun kepulan asap hitam sempat membumbung dan memicu kepanikan di area atrium, pihak manajemen mengeklaim bahwa sistem penanganan darurat internal langsung bergerak tak lama setelah alarm berbunyi.

Dalam keterangan resminya, manajemen menyebut kobaran api utama sebenarnya sudah berhasil dikendalikan dalam waktu singkat sekitar 10 menit menggunakan alat pemadam internal sebelum merembet luas.

"Api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat, sekitar pukul 18.25 WIB, serta tidak meluas ke area lain," kata Corporate Communication Manager Holding PIM, Satrian Dama, dalam keterangan resmi yang diterima Tribunsumsel.com.

Meski api cepat dijinakkan, kepulan asap yang terlanjur pekat di dalam gedung membuat manajemen mengambil langkah tegas demi keselamatan bersama. 

Ratusan pengunjung yang sedang menghabiskan malam minggu langsung dievakuasi keluar.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved