Bus ALS Kecelakaan di Muratara

Tragedi Bus ALS Kecelakaan Maut di Muratara, Bupati dan DPRD Sumsel Desak Pusat Benahi Jalinsum

Kecelakaan maut antara bus ALS dan truk tangki di Jalinsum Muratara yang menelan belasan korban jiwa memicu perhatian serius DPRD Sumsel.

Tayang:
Istimewa
KECELAKAAN -- Bus ALS hangus terbakar usai alami kecelakaan maut di Muratara menelan belasan korban jiwa, Rabu (6/5/2026). DPRD Sumsel dan Bupati Muratara, Devi Suhartoni mendesak pemerintah pusat segera membenai Jalinsum termasuk di lokasi kecelakaan maut tersebut. 

Ringkasan Berita:
  • Kecelakaan maut antara bus ALS dan truk tangki di Jalinsum Muratara yang menelan belasan korban jiwa memicu perhatian serius DPRD Sumsel.
  • Buruknya kondisi infrastruktur jalan di lokasi kejadian menjadi sorotan.
  • Bupati Muratara, Devi Suhartoni, menyebut jalan nasional yang ada di Muratara sudah hampir dua tahun ini memang perbaikannya minim sekali dari pusat.

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Kecelakaan maut bus ALS dan truk tangki yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (6/5/2026), yang menyebabkan belasan korban jiwa, menjadi perhatian serius DPRD Sumsel.

Wakil Ketua DPRD Sumsel, H. Nopianto, sendiri menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut.

“Kami turut prihatin dan menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan ini,” katanya, Sabtu (9/5/2026).

Nopianto juga menyoroti respons cepat pemerintah dan aparat.

Ia mengapresiasi langkah Gubernur Sumsel dan jajaran, serta Kapolda Sumsel dalam penanganan di lapangan. 

“Responsnya cepat. Kita apresiasi aparat kepolisian dan pemerintah provinsi yang sigap menangani kejadian ini,” tegasnya.

Meski begitu, ia mengingatkan agar tragedi serupa tidak terulang. Jalinsum dinilai rawan dan butuh perhatian serius.

“Ke depan, kejadian seperti ini tidak boleh terulang. Keselamatan di jalan harus jadi prioritas,” tandas politisi Partai NasDem tersebut.

Ditambahkan Nopianto, Jalinsum sendiri merupakan jalan nasional, dan di Sumsel sendiri menurutnya perlu dilakukan perbaikan oleh pemerintah pusat, sehingga pihaknya akan mendorong hal itu ke depannya.

“Lumayan banyak (jalan nasional di Sumsel) dan lumayan memprihatinkan kondisi ruas jalan nasional itu. Jadi, kita minta perhatian serius dan penanganan khusus dari Kementerian PU, dalam hal ini Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumsel,” tukasnya.

Baca juga: Fakta Baru Korban Kecelakaan Maut Bus ALS Terbakar Muratara, Ada Jenazah Orangtua & Anak Berpelukan

Dilanjutkan Nopianto, perbaikan akses jalan nasional itu perlu dilakukan karena jalan merupakan fasilitas vital bagi kehidupan sipil yang menopang kebutuhan dasar masyarakat.

“Walaupun dalam kondisi anggaran terbatas, BBPJN Sumsel harus memberikan perhatian serius dengan kondisi jalan nasional seperti sekarang,” pungkasnya.

Di sisi lain, Bupati Muratara, Devi Suhartoni, memastikan bahwa jalan tempat kecelakaan di Jalinsum tersebut merupakan jalan nasional yang menghubungkan antarprovinsi.

“Terima kasih semua pihak yang telah mengucapkan belasungkawa hingga pusat, karena ini kecelakaan yang fatal di jalan raya Lintas Sumatera. Selain itu, kita pastikan yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera adalah jalan nasional, dan bukan kita ingin saling lempar (tanggung jawab),” papar Devi.

Dilanjutkan Devi, jalan nasional yang ada di Muratara sudah hampir dua tahun ini memang perbaikannya minim sekali, sehingga harus ada perhatian serius dari pemerintah pusat.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved