Bus ALS Kecelakaan di Muratara

Sudah Pesan Tiket PO Handoyo Tapi Telat, Sekeluarga Tewas Jadi Korban Kecelakaan Bus ALS di Muratara

Warga Lampung itu mengungkapkan, awalnya Aldi dan keluarganya telah memesan tiket bus PO Handoyo untuk keberangkatan Minggu.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/Linda Trisnawati
KECELAKAAN - Anwarudin (54), ayah dari Aldi Sulistiawan (26) saat di RS Bayangkara Palembang, Kamis (7/5/2026) (Kiri) dan Bus ALS yang Kecelakaan (Kanan). Sudah Pesan Tiket PO Handoyo Tapi Telat, Sekeluarga Tewas Jadi Korban Kecelakaan Bus ALS di Muratara 

Ringkasan Berita:
  • Aldi Sulistiawan, istrinya Rani, dan anak mereka Bela menjadi korban meninggal kecelakaan Bus ALS.
  • Mereka hendak merantau ke Pekanbaru untuk bekerja di perkebunan sawit.
  • Ayah Aldi mengungkapkan keluarga awalnya tertinggal Bus Handoyo dan terpaksa naik Bus ALS, bahkan sempat mendapat kabar bus mogok sebelum akhirnya kehilangan kontak.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Anwarudin (54), ayah dari Aldi Sulistiawan (26), menceritakan detik-detik terakhir sebelum anak, menantu, dan cucunya menjadi korban kecelakaan Bus ALS.

Aldi meninggal dunia bersama istrinya, Rani (24), serta anak mereka, Bela, balita berusia 1 tahun 8 bulan.

Warga Lampung itu mengungkapkan, awalnya Aldi dan keluarganya telah memesan tiket bus PO Handoyo untuk keberangkatan Minggu.

Namun, karena terlambat tiba, mereka tertinggal bus dan akhirnya memilih naik Bus ALS pada hari Selasa.

“Karena yang tersedia hanya Bus ALS, mereka terpaksa naik bus itu. Saya juga ikut mengantar mereka ke bus. Dalam perjalanan kami masih sempat berkomunikasi, dan Aldi sempat memberi tahu kalau busnya sempat mogok,” kata Anwarudin saat diwawancarai di RS Bhayangkara, Rabu (7/5/2026).

Anwarudin mengatakan komunikasi terakhir dengan Aldi terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.

Setelah itu, keluarga kehilangan kontak hingga akhirnya mendapat kabar terjadi kecelakaan.

“Setelah mendapat informasi kecelakaan, kami langsung memastikan kebenarannya ke PO ALS. Setelah dipastikan benar, kami sekeluarga berangkat ke Palembang karena korban dibawa ke RS Bhayangkara. Saat ini kami masih mengikuti proses identifikasi dan belum tahu kapan jenazah bisa dibawa pulang,” ujarnya.

BUS ALS KECELAKAAN- Sebuah rekaman amatir dari keluarga korban mengungkap penampakan terakhir bus Antar Lintas Sumatra (ALS) sebelum terlibat kecelakaan mengerikan dengan truk tangki BBM di Jalinsum Muratara, Rabu (6/5/2026) siang.  Berdasarkan komunikasi terakhir penumpang Bus ALS, Anwarudin ungkap bahwa anaknya sempat mengabarkan perjalanan sudah terasa tidak nyaman sejak awal
BUS ALS KECELAKAAN- Sebuah rekaman amatir dari keluarga korban mengungkap penampakan terakhir bus Antar Lintas Sumatra (ALS) sebelum terlibat kecelakaan mengerikan dengan truk tangki BBM di Jalinsum Muratara, Rabu (6/5/2026) siang. Berdasarkan komunikasi terakhir penumpang Bus ALS, Anwarudin ungkap bahwa anaknya sempat mengabarkan perjalanan sudah terasa tidak nyaman sejak awal (Dokumentasi/Anwarudin)

Baca juga: Daftar 10 Jenazah Korban Tragedi Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara Teridentifikasi, 6 Dalam Proses

Baca juga: Selamat dari Maut, Cerita Kernet Bus ALS Melompat dari Jendela saat Tabrakan dengan Truk Tangki

Ia juga mengaku hingga kini belum ada informasi dari pihak PO ALS terkait tindak lanjut maupun bentuk pertanggungjawaban kepada para korban.

“Kami berharap PO ALS dapat bertanggung jawab kepada korban dan keluarga,” tambahnya.

Sementara itu, Hambali (43), ayah Rani, mengatakan Aldi dan Rani sama-sama merupakan anak pertama dari tiga bersaudara.

Bela juga merupakan cucu pertama di keluarga mereka.

“Aldi dan Rani rencananya hendak pergi ke Pekanbaru untuk bekerja di sawit. Mereka baru pertama kali pindah ke sana. Sebagai orang tua, awalnya kami tidak setuju karena seluruh keluarga ada di Lampung. Namun karena mereka ingin bekerja di sana, akhirnya kami mendukung,” katanya.

Menurut Hambali, Rani dikenal sebagai pribadi yang pendiam. Ia mengaku kesedihan yang dirasakan keluarga saat ini sangat sulit diungkapkan dengan kata-kata.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved