Berita Palembang

Tanggapi Keluhan Warga, Ratu Dewa Segera Evaluasi Uji Coba Car Free Day Jembatan Ampera

Pelaksanaan uji coba Car Free Day (CFD) di Palembang pada Minggu (12/4/2026) mendapat respons beragam

Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Moch Krisna
Tribunsumsel.com/Arief Basuki Rohekan
CFD PALEMBANG -- Suasana hari perdana uji coba Car Free Day (CFD) di seputaran Jembatan Ampera Palembang, Minggu (12/4/2026). Uji coba CFD ini menuai pro-kontra masyarakat Palembang. 

Ringkasan Berita:
  • Pemkot Palembang melakukan uji coba Car Free Day di Jembatan Ampera dengan antusiasme warga yang tinggi untuk berolahraga.
  • Penutupan jalur vital selama 3,5 jam memicu protes warga dan kritik dari DPRD karena menyebabkan kemacetan di jalan alternatif.
  • Wali Kota Ratu Dewa akan melakukan evaluasi bersama OPD terkait untuk membahas solusi agar CFD tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG – Pelaksanaan uji coba Car Free Day (CFD) di Palembang pada Minggu (12/4/2026) mendapat respons beragam dari sejumlah warga.

Pelaksanaan CFD yang dimulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB tersebut mengambil rute dari Jalan Jenderal Sudirman (Pulau Pasar Cinde) - Jembatan Ampera - Jalan Mayjen Ryacudu (Simpang 4 Flyover Jakabaring). Area ini dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga.

Meski begitu, pelaksanaan CFD ini juga memicu keluhan karena menyebabkan kemacetan di sejumlah jalan alternatif lain yang menghubungkan kawasan Seberang Ilir dengan Seberang Ulu.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyatakan bahwa pelaksanaan uji coba CFD ini akan dirapatkan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forkopimda Palembang untuk dievaluasi.

"Besok kita rapat dengan seluruh pihak terkait sebagai bahan evaluasi. Pelaksanaan tadi pagi memang masih tahap uji coba," kata Ratu Dewa kepada Tribunsumsel.com dan Sripoku.com, Minggu (12/4/2026).

Dijelaskan Ratu Dewa, CFD direncanakan masuk dalam agenda rutin. Tujuannya sebagai upaya menghidupkan kembali suasana kota, sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk berolahraga, berekreasi, dan menikmati hiburan.

Di sisi lain, Asisten II Pemkot Palembang, Isnaini Madani, yang mengecek langsung pelaksanaan CFD, mengklaim uji coba berjalan lancar meskipun ada keluhan dari masyarakat terkait penutupan akses Jembatan Ampera selama kurang lebih 3 jam 30 menit.

"Alhamdulillah, pada pagi hari ini meski baru uji coba, antusiasme masyarakat tinggi sekali. Di sini ada yang kita 'jual' nian, apa itu? Jembatan Ampera dalam suasana tanpa kendaraan roda empat dan dua. Sensasi olahraga di atas Jembatan Ampera tanpa kendaraan ini yang dinikmati warga," ujarnya.

Isnaini, yang juga menjabat sebagai Plt. Kadis Pariwisata, berharap ikon Jembatan Ampera dalam CFD ini dapat mendatangkan wisatawan, baik dari luar Sumsel maupun luar negeri, serupa dengan daya tarik kawasan Malioboro di Yogyakarta.

"Kita tahu di Yogyakarta itu 60 persen wisatawan datang hanya ingin menikmati Car Free Night (CFN) Malioboro. Nah, kita yakin ke depannya akan banyak wisatawan ke Palembang karena CFD dan CFN Atmo," paparnya.

Untuk memastikan pengamanan, Pemkot Palembang melibatkan petugas gabungan dari kepolisian, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satpol PP.

Kepala Dishub Palembang, Agus Supriyanto, menyatakan pelaksanaan CFD dan CFN berjalan lancar dengan adanya rekayasa lalu lintas. Pihaknya menurunkan 100 personel untuk berjaga di beberapa titik penutupan.

"Kendaraan dari arah Pasar Cinde dialihkan ke Jalan Kolonel Atmo dan bawah Jembatan Ampera. Begitu juga di Simpang Flyover Jakabaring, kendaraan tidak diperbolehkan masuk ke arah Jembatan Ampera," pungkasnya.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved