Berita Palembang
Identitas Pengendara yang Meninggal di Jembatan Ampera Terungkap, Warga 7 Ulu Palembang
Sebuah insiden mengejutkan terjadi di kawasan Bundaran Air Mancur (BAM), tepat di pangkal Jembatan Ampera, Palembang, pada Jumat (1/5/2026) sore
Penulis: Syahrul Hidayat | Editor: Kharisma Tri Saputra
Ringkasan Berita:
- Minibus hitam bernomor polisi B 2901 FKO berhenti mendadak di pangkal Jembatan Ampera, Palembang, pada Jumat (1/5/2026) sore, memicu kecurigaan petugas kepolisian.
- Petugas Satlantas Polrestabes Palembang terpaksa memecahkan kaca jendela mobil karena pengemudi tidak memberikan respons, hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di balik kemudi.
- Korban yang diketahui bernama Ansori, warga 7 Ulu Palembang, dinyatakan meninggal dunia setelah dilarikan ke RS AK Gani.
TRIBUNSUMSEL.COM - Sebuah insiden mengejutkan terjadi di kawasan Bundaran Air Mancur (BAM), tepat di pangkal Jembatan Ampera, Palembang, pada Jumat (1/5/2026) sore sekitar pukul 16.30 WIB.
Satu unit minibus hitam dengan nomor polisi B 2901 FKO mendadak berhenti di tengah jalan di pangkal jembatan dari arah Sudirman menuju Ampera, saat arus lalu lintas sedang padat. Setelah dilakukan evakuasi paksa oleh petugas kepolisian, pengendara ditemukan dalam kondisi tidak bergerak dan sendirian di dalam mobil.
Peristiwa ini bermula saat personel Satlantas Polrestabes Palembang baru saja selesai melakukan pengamanan arus lalu lintas dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (May Day).
Kanit Kamsel Satlantas Polrestabes Palembang, AKP Sudiantoro, kepada Tribunsumsel.com–Sripoku.com melalui panggilan WhatsApp menjelaskan, saat itu ia sedang bersama Ipda Mutasor, Aipda Dosan, Bripka Okky, dan Bripka Satiansyah di sekitar Bundaran Air Mancur usai pengaturan lalu lintas.
"Kami melihat ada minibus hitam berhenti mendadak dari arah Sudirman menuju Ampera. Posisi mobil berada persis di pangkal jembatan," ujar AKP Sudiantoro.
Curiga karena mobil tidak kunjung bergerak, petugas kemudian menghampiri kendaraan tersebut. Di dalam mobil, terlihat seorang laki-laki duduk sendirian di kursi pengemudi.
Upaya komunikasi dilakukan dengan menggedor kaca jendela, namun tidak ada respons dari dalam kabin. Khawatir terjadi kondisi darurat, petugas segera mengambil tindakan.
"Saya ambil inisiatif memukul kaca jendela depan menggunakan batu. Cukup sulit awalnya, namun akhirnya pecah agar kami bisa mengevakuasi korban," jelasnya.
Saat pintu berhasil dibuka, korban diketahui sudah tidak sadarkan diri.
"Kami lihat beliau tidak ada gerakan lagi," tambahnya.
Petugas kemudian membawa korban ke RS AK Gani untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia.
Identitas Korban
Berdasarkan pemeriksaan identitas di lokasi, korban diketahui bernama Ansori, warga Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang.
Identitas korban ditemukan melalui kartu keanggotaan Partai Demokrat yang dibawanya. Korban tercatat tinggal di Lorong Danau RT 018/005, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang.
Pasca-kejadian, pihak Satlantas langsung berkoordinasi melalui HT dengan Polsek Seberang Ulu I untuk menghubungi keluarga korban. Tak lama kemudian, keluarga korban tiba di RS AK Gani dan membawa jenazah ke rumah duka.
Terkait arus lalu lintas, AKP Sudiantoro memastikan kondisi telah kembali normal.
"Saat mobil berhenti mendadak, arus lalu lintas sempat padat. Namun berkat kesigapan anggota di lapangan, mobil segera kami tepikan sehingga tidak mengganggu arus kendaraan," tandasnya.
| Bandit Pecah Kaca Mobil Viral Beraksi di Soekarno Hatta Palembang Rp10 Juta Raib, Polisi Buru Pelaku |
|
|---|
| Masalah Lahan Parkir, Pria di Palembang Jadi Korban Pembacokan Hingga Disiram Air Keras |
|
|---|
| Sekda Edward Lantik 13 Kepala SMA,SMK Hingga SLB di Sumsel: Tunjukkan Kinerja Terbaik |
|
|---|
| Musda Demokrat Sumsel Sahkan Cik Ujang Jadi Calon Tunggal Ketua, AHY Perintahkan Perkuat 3 Pilar |
|
|---|
| Kreatif, Siswa SD IT Al-Furqon Palembang Sulap Sampah Jadi Barang Bernilai Ekonomis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/MOBIL-BERHENTI-JEMBATAN-AMPERA-1-5-2026.jpg)