Dugaan Pungli Oknum Dishub di Palembang

Sosok Oknum Viral di Palembang Diduga Pungli ke Relawan Bawa Bantuan ke Aceh, Petugas BPTD II Sumsel

Oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) di Palembang yang melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap relawan pembawa bantuan

Tayang:
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Weni Wahyuny
Instagram/Tangkapan layar Ig @resbukbanten
DUGAAN PUNGLI - Tangkapan layar yang memperlihatkan diduga oknum petugas di Palembang memberhentikan para pengendara. Oknum tersebut diduga melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap relawan pembawa bantuan bencana ke Aceh. Mereka ternyata dari anggota Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Selatan. 

"Kalau dilihat di video ada empat orang; tiga orang dari BPTD dan satu orang dari Dishub. Namun mereka memiliki tugas yang berbeda, petugas Dishub tersebut hanya bertugas memasukkan angkutan barang ke dalam terminal," ujar Jhon memberikan klarifikasi.

Saat ini, oknum-oknum yang terekam dalam video tersebut dilaporkan sudah berada di kantor otoritas terkait untuk menjalani proses lebih lanjut.

"Yang bersangkutan juga sudah ada di ruangan, sudah kami panggil dan akan diproses sesuai aturan yang berlaku," terangnya.

Dugaan 'Transaksi Gelap' di Warung

Aksi pungli ini diketahui dari curahan hari relawan wanita yang mengatakan bahwa bus kendaraan mereka dihentikan oknum petugas Dishub saat berada di Palembang

Kemudian oknum Dishub itu memanggil sopir bus untuk masuk ke dalam sebuah warung di seberang bus parkir.

Ternyata di dalam warung itulah diduga oknum Dishub tersebut meminta sejumlah uang ke sopir.

"Tuh liatin dia nyetopin lagi (kendaraan), nanti transaksinya di mana..? Di warung," ujar wanita penumpang mobil  lainnya  serentak menjawab.

Nilainya, sambung dia, bisa Rp 100 ribu atau Rp 50 ribu per kendaraan untuk mobil kecil. 

"Entah yang gede berapa ya," ucap wanita itu.

"Ya biasalah ngisi perut, biar makin buncit perutnya. Dishub la ini coy," sindir wanita yang memvideokan.

"Beberapa temennya yang lain tugasnya nyetopin kendaraan. Nah itu temen kita yang baru abis transaksi," sambungnya sambil menunjuk sopir busnya yang keluar dari warung dan menuju bus.

"Transaksi gelap di warung. Buat ngenyangin perut, yah begitulah. Kita mau jalan lagi," ujarnya lagi.

Korban Bawa Bantuan ke Aceh

Diketahui, kalau bus tersebut merupakan rombongan relawan gabungan dari Fesbuk Banten Peduli, dan Petualang Rescue.

Mereka membawa bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Aceh Tamiang.

Bus mereka diduga mengalami pungutan liar (pungli) disertai intimidasi oleh oknum petugas Dinas Perhubungan di Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved