MBG di Sumsel

Lipsus : Siswa Libur di Sumsel Tetap Dapat MBG, Sekolah Bisa Koordinasi dengan SPPG

Meski aktivitas belajar di sekolah ditiadakan, distribusi asupan gizi bagi siswa tetap dilaksanakan dengan penyesuaian pola pengiriman.

Tayang:
Editor: Slamet Teguh
Dokumen/Dokumen SPPG Baturaja Lama.
PEMBERIAN MBG - Pemberian MBG (Makan Bergizi Gratis ) kepada Balita di Posyandu Aster Melati Dusus Baturaja Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU olh SPPG Baturaja Lama Beberapa Waktu yang Lalu. 

Mengacu pada petunjuk teknis (juknis), pengaturan jadwal distribusi dilakukan sebagai berikut yakni pada hari Senin dilakukan pengantaran makanan siap santap, sekaligus pengantaran makanan dalam kemasan yang diperuntukkan bagi hari Selasa dan Rabu.

Selanjutnya, pada hari Kamis kembali dilakukan pengantaran makanan siap santap, yang juga dibarengi dengan makanan dalam kemasan untuk hari Jumat dan Sabtu.

Skema tersebut merupakan ketentuan dan juknis yang telah ditetapkan, namun bisa sama penerapannya di lapangan tetap disesuaikan dengan kesiapan dapur MBG dan kesepakatan bersama pihak sekolah.

"Meski demikian, mekanisme distribusi MBG tetap dikembalikan pada kesepakatan antara pihak sekolah dan dapur MBG masing-masing," katanya pada Tribun Sumsel, Minggu (21/12/2025).

Walaupun terdapat opsi makanan kering atau kemasan selama libur panjang sekolah, menu dan proses distribusi MBG wajib tetap memenuhi standar dan prinsip program MBG.

Standar tersebut mencakup kombinasi karbohidrat, serat, dan protein, serta harus memenuhi angka kecukupan gizi anak.

Untuk menu buah, dipilih buah yang tahan lebih lama, seperti jeruk, salak, atau pisang bukan buah yang tidak tahan disimpan dalam waktu lama.

Karbohidrat berupa nasi juga dapat diganti dengan roti gandum atau sumber karbohidrat lainnya, sementara protein tetap harus tersedia, misalnya telur atau dapat diganti dengan susu.

Seluruh pengaturan menu dan distribusi disesuaikan dengan kondisi serta kesiapan masing-masing dapur MBG yang telah diatur standar gizinya agar tetap memenuhi standar.

"Seusai namanya makan bergizi gratis, jadi presiden Prabowo ingin mengentaskan stunting dan menyiapkan emas generasi bangsa, sehingga program tetap berjalan meski libur sekolah," katanya.

Baca juga: Lipsus : Belasan Ribu Lampu Jalan Mati di Palembang, Bayar Listrik PJU Rp 6 Miliar Perbulan

Baca juga: Lipsus : Gagal Ginjal Mengintai Usia Produktif di Sumsel, 70 Persen Dipicu Diabetes dan Hipertensi

SPPG Baturaja Distribusi untuk Balita dan Ibu Hamil

Selama masa libur sekolah yang berlangsung mulai 15 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Baturaja Lama melakukan penyesuaian distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Untuk sementara, suplai makanan ke sekolah dihentikan dan dialihkan sepenuhnya untuk kelompok prioritas.

Kepala SPPG Baturaja Lama (Catering Tina), Dodi Pratama, menjelaskan bahwa selama siswa libur, layanan MBG hanya menyasar kelompok Balita, Ibu Hamil (Bumil), dan Ibu Menyusui (Busui).

"Selama libur sekolah ini, kami tidak menyuplai MBG ke sekolah. Dananya tetap aman di akun virtual masing-masing dengan pengawasan ketat. Fokus kami saat ini adalah pemenuhan gizi untuk Posyandu," ujar Dodi saat dikonfirmasi, Sabtu (20/12/2025).

Jangkauan Layanan dan Skema Distribusi

SPPG Baturaja Lama melayani total 15 sekolah dan 6 Posyandu di wilayah Kecamatan Baturaja Timur. Sekolah yang menerima suplai meliputi jenjang TK, SD, hingga SMP, seperti SMPN 1 OKU, MTs Negeri 1 OKU, hingga sekolah swasta seperti SD Xaverius Baturaja.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved