Pria Bacok Kakek di OKI

Karena Batas Tanah, Kakek di OKI Tewas Dibacok Tetangganya, Keluarga Korban Ngamuk, Kepung Pelaku

Seorang pria inisial A (35) tega membacok kakek berinsial I (70) yang merupakan tetangganya sendiri dibagian kepala hingga tewas.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com
ILUSTRASI - Karena Batas Tanah, Kakek di OKI Tewas Dibacok Tetangganya, Keluarga Korban Ngamuk, Kepung Pelaku, Senin (28/7/2025). 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Insiden berdarah yang dipicu sengketa batas tanah mengguncang Desa Tulung Selapan Timur, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumsel pada Minggu (27/7/2025) sore. 

Seorang pria inisial A (35) tega membacok kakek berinsial I (70) yang merupakan tetangganya sendiri dibagian kepala hingga tewas.

Pelaku dapat ditangkap polisi meski sempat terjadi ketegangan dengan massa.

Kasi Humas Polres OKI, Iptu Hendi Yusrian mengatakan, peristiwa itu bermula karena tanya perselisihan batas tanah yang sudah berlangsung sejak tahun 2021 lalu.

Menurut informasi, pelaku mendirikan rumah diatas tanah yang didapat dari mertuanya.

Tanah tersebut sebelumnya dibeli mertua pelaku dari korban.

"Kejadian sekitar pukul 15.30 WIB, korban mendatangi pelaku yang sedang membangun tempat cuci piring di belakang rumahnya. Korban melarang pembangunan itu dilanjutkan, khawatir akan masuk ke area tanah milik adiknya. Korban menyampaikan niatnya mengukur ulang batas tanah tersebut sebelum akhirnya meninggalkan lokasi," kata Hendi sewaktu dikonfirmasi pada Senin (28/7/2025) siang.

Teguran tersebut rupanya menyulut emosi, tepat pukul 16.15 wib pelaku diliputi amarah mendatangi rumah korban dengan membawa parang. 

"Tanpa basa-basi, pelaku langsung menebaskan parang ke arah kepala pelaku tepatnya di kiri dekat pelipis. Seketika itu korban tersungkur bersimbah darah, sementara pelaku segera melarikan diri usai melancarkan aksinya," sambungnya

Baca juga: Polrestabes Palembang Keluarkan DPO Kasus Pengrusakan Pagar Batas Tanah

Baca juga: Bentrok Batas Tanah di Maluku Tenggara, Rumah dan Sekolah Dibakar, 2 Orang Tewas, Puluhan Terluka

Penangkapan dramatis pelaku

Kapolsek Tulung Selapan, AKP Budhi Santoso menjelaskan bahwa setelah menerima laporan warga, pihak bergerak melakukan penyelidikan dan pencarian pelaku.

"Sekitar jam 17.00 WIB, kami mendapat informasi pelaku bersembunyi di salah satu rumah kosong milik warga yang berada di perbatasan Desa Tulung Selapan Timur dan Desa Tulung Selapan Ilir," terang AKP Budhi.

Dikatakan kembali, tim berhasil mengepung dan mengamankan pelaku yang bersembunyi di dalam kamar rumah kosong tersebut.

Bersama pelaku, turut diamankan barang bukti parang bergagang kayu sepanjang sekitar 58 cm yang digunakan untuk melukai korban.

Namun, proses evakuasi pelaku tidak berjalan mulus.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved