Berita Musi Rawas
Ditangkap Saat Hendak Begal, Pria di Musi Rawas Nyaris Diamuk Massa, Kini Diamankan Polisi
Meski sempat melarikan diri ke arah semak-semak, kebun karet hingga ke persawahan, namun akhirnya tersangka berhasil diamankan oleh warga
Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, MUSI RAWAS - Abdi (30) warga Desa Suka Karya Kecamatan STL ULU Terawas, Kabupaten Musi Rawas, Sumsel diserahkan ke Satreskrim Polres Musi Rawas oleh warga.
Pria pengangguran tersebut, sebelumnya nyaris diamuk massa usai melakukan aksi begal di Jalan Dusun II Desa Y Ngadirejo Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas pada Rabu (16/7/2025) sekira pukul 12.15 Wib.
Meski sempat melarikan diri ke arah semak-semak, kebun karet hingga ke persawahan, namun akhirnya tersangka berhasil diamankan oleh warga usai terkepung dan kemudian diserahkan ke pihak kepolisian.
Tersangka diamankan berdasrakan laporan polisi nomor: LP/B/ 169 /VII/2025/SPKT/SAT RESKRIM/POLRES MUSI RAWAS/SUMATERA SELATAN, tanggal 16 Juli 2025.
"Tersangka diamankan karena melakukan aksi pencurian dengan pemberatan dan pembesaran atau perampasan di Desa Y Ngadirejo Kecamatan Tugumulyo pada Rabu (16/7/2025) kemarin," kata Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta melalui Kasat Reskrim, AKP Ryan Tiantoro Putra.
Baca juga: 2 Remaja di Palembang Jadi Pelaku Begal Motor, Tak Segan Lepaskan Tembakan Saat Beraksi, Ditangkap
Baca juga: Tembak Korbannya, 1 Pelaku Begal Bersenjata Api di OKU Timur Ditangkap Polisi, 3 Orang Masih Diburu
Dijelaskan Kanit, kejadian bermula saat itu korban bersama Eri Parwati (30) warga Desa L Sidoharjo pergi bersama 2 anaknya yang masih kecil menuju rumah neneknya di Desa Mataram dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra dengan nopol BG 3819 GY.
Namun, sesampainya korban di tengah jalan Dusun II Desa Ngadirejo, tiba-tiba muncul seorang laki-laki tidak dikenal menggunakan jaket hitam menengah ke jalan dan langsung memberhentikan korban.
Lalu, tersangkapun langsung memegangi stang motor korban dan berpura-pura bertanya, dan dijawab korban tidak tahu dikarenakan bukan orang asli daerah itu.
"Kemudian, tersangka inipun langsung menarik dan menggoyangkan stang motor korban dan memaksa korban untuk turun dari motornya," jelas Kanit.
Korban yang kagetpun langsung tertegun dan ketakutan, namun korban tetap tidak memberikan sepeda motornya dan berusaha tidak turun dari sepeda motor miliknya.
Hingga terjadi tarik menarik antara korban dan tersangka.
Namun, pada saat itu tiba-tiba datang seorang warga bernama Deka dan Musliyati yang melintas dan langsung mendekati korban.
Melihat itu, tersangkapun melarikan diri ke arah semak-semak.
Melihat tersangka kabur, korban langsung berteriak meminta pertolongan warga, dan warga pun langsung berlari mengejar tersangka.
Lalu, tersangka langsung melarikan diri ke arah kebun karet dan lanjut berlari ke persawahan.
Tak Masuk Usulan PPPK Paruh Waktu, Honorer Non Database di Musi Rawas Bakal Diajak Temui KemenPANRB |
![]() |
---|
Tak Masuk Usulan PPPK Paruh Waktu, Puluhan Honorer Non Database Ngadu ke DPRD Musi Rawas |
![]() |
---|
Masa Jabatan Habis, 13 Kades di Musi Rawas Bakal Menjabat Lagi Hingga 2 Tahun Ke Depan |
![]() |
---|
2.300 Honorer di Musi Rawas Jadi Prioritas Pengusulan PPPK Paruh Waktu, Non Prioritas Ada 800 Orang |
![]() |
---|
Baterai dan Panel Surya Alat Pengamatan Hujan Milik BMKG di Musi Rawas Dicuri, Penting Pantau Banjir |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.