Berita Pali
Mengenal 3 Tarian Tradisional PALI, Simbol Perlawanan Hingga Lambang Keramahan
Dalam tarian ini, para penari—yang mayoritas perempuan—menampilkan gerakan yang lemah lembut, gemulai, dan penuh keanggunan.
Penulis: Apriansyah Iskandar | Editor: Sri Hidayatun
TRIBUNSUMSEL.COM,PALI– Bagi masyarakat PALI, menari bukan sekadar menampilkan keindahan gerak.
Setiap hentakan kaki, setiap gerakan tangan, hingga alunan musik pengiring memiliki makna.
Ia menjadi jembatan antara masa lalu dan masa kini, antara leluhur dan generasi penerus.
Berikut ini tiga tarian tradisional PALI yang dirangkum dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten PALI, dimana ketiga tarian ini tak hanya indah, tapi juga sarat filosofi.
Yuk simak dan rasakan bagaimana budaya lokal ini bisa menyentuh hati!
1. Tari Lading – Simbol Kekuatan Perempuan dalam Balutan Kelembutan
Tari Lading bukan sekadar hiburan di panggung-panggung acara adat.
Ia adalah warisan budaya Marga Penukal yang menyimpan cerita tentang kekuatan perempuan.
Dalam tarian ini, para penari—yang mayoritas perempuan—menampilkan gerakan yang lemah lembut, gemulai, dan penuh keanggunan.
Tapi jangan salah. Di balik kelembutan itu, tersimpan pesan perjuangan.
Tarian ini diyakini lahir di masa penjajahan.
Saat kaum pria banyak turun ke medan tempur, perempuan juga ikut berjuang dengan caranya sendiri—melalui tarian.
Gerakan yang terlihat lembut itu ternyata merupakan bentuk perlawanan terselubung terhadap penjajah.
Simbolnya jelas, perempuan bukan pihak yang lemah. Mereka adalah penjaga rumah, penjaga budaya, dan penjaga keberanian.
Lewat Tari Lading, masyarakat PALI mengenang kekuatan itu—yang terus hidup sampai hari ini.
Jawaban Nasib Para Honorer di PALI, BKPSDM Usulkan 1.086 Formasi PPPK Paruh Waktu |
![]() |
---|
Raih Penghargaan Dari Pemerintah, Nyatanya 71 Koperasi Desa Merah Putih di PALI Belum Berjalan |
![]() |
---|
Sepanjang 2025, Tercatat 49 Warga PALI Terjangkit Demam Berdarah, Dinkes Minta Warga Jangan Lengah |
![]() |
---|
Pencuri HP di Tanah Abang PALI Diringkus Polisi saat Sedang Tertidur di Pondok Karet |
![]() |
---|
Bacok Tetangga Pakai Parang, Guntur Warga Pali Melawan Saat Ditangkap, Kakinya Ditembak Polisi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.