Seputar Islam
Hadits Tentang Dua Amalan Setara Pahala Haji, Asa Umat Islam yang Belum Berhaji Jangan Bersedih Hati
Dari dua hadits ini kita dapat memahami bahwa tidak ada alasan kita bersedih hati, apalagi suuzon kepada Allah karena ketidakmampuan untuk berhaji
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
HADITS 2
Rasulullah Saw dalam haditsnya yang diriwayatkan oleh Imam Thabrani, bersumber dari Anas bin Malik RA:
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: أَتَى رَجُلٌ النَّبِيَّ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ: إِنِّي أَشْتَهِي الْجِهَادَ وَلَا أَقْدِرُ عَلَيْهِ قَالَ: فَهَلْ بَقِيَ أَحَدٌ مِنْ وَالِدَيْكَ فَقَالَ: أُمِّي قَالَ: فَابْلُ اللّٰهَ عُذْرًا فِي بِرِّهَا ، فَإِذَا فَعَلْتَ ذَلِكَ فَأَنْتَ حَاجٌّ وَمُعْتَمِرٌ وَمُجَاهِدٌ إِذَا رَضِيَتْ عَنْكَ أُمُّكَ، فَاتَّقِ اللّٰهَ وَبَرَّهَا
Artinya:
Dari Anas bin Malik, ia berkata, seorang laki-laki datang kepada Nabi Saw dan mengatakan: “Sungguh, aku ingin berjihad tetapi aku tidak mampu.” Nabi Saw bertanya: “Apakah masih ada orang tuamu yang hidup?” Ia menjawab: “Ibuku.” Nabi Saw bersabda: “Allah menerima udzurmu dengan berbakti kepadanya, maka sesungguhnya jika kamu lakukan itu, kamu seperti orang yang berhaji, berumrah, dan berjihad.'" (HR. Thabrani)
Dari dua hadits ini kita dapat memahami bahwa tidak ada alasan kita bersedih hati, apalagi suuzon kepada Allah karena ketidakmampuan materi untuk berhaji.
Meskipun kita belum memiliki kesempatan untuk menunaikan haji secara langsung ke tanah suci, kita tidak boleh bersedih dan khawatir.
Allah memberikan amalan yang dapat kita lakukan dan ganjarannya setara dengan berhaji dan berumrah atau bahkan lebih. Apabila kita melaksanakan ibadah shalat subuh secara berjamaah, lalu beritikaf atau duduk seraya berdzikir kepada Allah sampai terbit fajar dan melaksanakan shalat syuruq dua rakaat, maka amalan yang kita laksanakan tersebut, pahalanya setara dengan haji dan umrah.
Selain itu, jika kita punya orang tua yang masih hidup dan kita melaksanakan kebaktian kepada mereka, maka ganjaran yang akan kita terima dari sisi Allah, sama dengan berhaji, berumrah dan berjihad sekaligus.
Oleh karenanya, mari kita optimalkan segala potensi ibadah yang telah dianugerahkan oleh Allah ta'ala untuk memudahkan kita dalam meraih ridha-Nya.
Semoga di kesempatan yang berbeda, Allah mengizinkan kita mengunjungi rumahnya, Baitullah, di Tanah Suci, Aamiin Yaa Rabbal’alamin.
Wallahualam bishwabi.
Demikian dua hadits tentang amalan setara pahala berhaji dan umroh semoga bermanfaat. (lis/berbagai sumber)
Baca juga: Doa Haji Mabrur Sepulang Haji untuk Orang yang Menunaikan Ibadah Haji Bacaan Arab, Latin dan Arti
Baca juga: Dzikir dan Doa Hari Arafah Tanggal 9 Dzulhijjah Sesuai Sunnah, Amalan Sehari Sebelum Idul Adha 2025
Baca juga: Arti Eid Al Adha Mubarak Lakum Wali A Ilatakum, Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha Berbahasa Arab
Baca juga: 6 Keutamaan Berkurban Berdasarkan Alquran dan Hadits, Amalan yang Dicintai Allah Jalan Menuju Takwa
Hadits Amalan Setara Ibadah Haji dan Umroh
Hadits berbakti kepada orang tua Setara pahala Iba
menggapai pahala meski belum berhaji
Tribunsumsel.com
Tribunnews.com
hadits sholat subuh berjamaah
amalan setara pahala haji
dua amalan setara pahala haji
| Bacaan Doa Menyambut Kepulangan Jemaah Haji, Lengkap Tulisan Latin dan Artinya |
|
|---|
| Doa Orang Tua untuk Anak Menghadapi Ujian Sekolah, Bahasa Indonesia Lengkap |
|
|---|
| Hadits Tentang Menanam Pohon Sebagai Sedekah Jariyah, Tulisan Arab, Latin dan Arti |
|
|---|
| Materi Khutbah Jumat Bahasa Jawa Edisi 5 Juni 2026 Tentang Tahun Baru Islam 1448 H/2026, Penuh Makna |
|
|---|
| Doa Berlindung dan Mohon Keridhaan Allah Lengkap Arti, Allahumma Inni Audzu Bi Ridhooka Min Sakhotik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Ilustrasi-amalan-setara-haji1.jpg)