Berita Viral
Ananda Fitria, Mahasiswi Mapala Tewas Saat Panjat Tebing di Gunungputri Bogor, Korban Tertimpa Batu
Ananda Fitria Suryana(19), seorang mahasiswi tewas tertimpa batu saat latihan panjat tebing di Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, dalam kegiatan Mapala
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM - Ananda Fitria Suryana(19), seorang mahasiswi tewas tertimpa batu saat latihan panjat tebing di Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat.
Peristiwa nahas yang dialami oleh korban Ananda Fitria Suryana itu terjadi pada Minggu (20/4/2025) pagi.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka pelatihan organisasi mahasiswa pecinta alam (Mapala) di tebing Gunung Putri.
Baca juga: Sosok Pratu MI dan Pratu FS, 2 Oknum TNI jadi Tersangka Pengeroyokan Pemuda di Serang hingga Tewas

Saat itu, korban yang diketahui merupakan mahasiswi IPWIJA bersama empat orang rekannya telah merencanakan untuk melakukan panjat tebing.
Setibanya di lokasi, salah satu dari mereka yakni Ajis naik lebih dulu ke atas tebing untuk memasang tali runner atau lintasan jalur sambil diawasi oleh teman-temannya.
Setelah berhasil, Ajis pun kembali turun ke bawah lalu melakukan pemanasan bersama rekan-rekannya sebelum beraktivitas.
Dengan cuaca yang kurang mendukung, tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari atas tebing yang ternyata reruntuhan batu.
Mereka pun panik dan berlarian menyelamatkan diri masing-masing.
"Setelah batu tersebut jatuh, mereka pun berkumpul kembali sambil mengecek keadaan satu sama yang lainnnya dan ketika setelah berkumpul, mereka menyadari bahwa korban tidak ada bersama mereka, lalu mereka pun langsung mencari keberadaan," ujar Kapolsek Gunungputri, AKP Aulia Robby Kartika Putra, Senin (21/4/2025).
Pencarian terhadap korban di sekitar lokasi jatuhnya bebatuan dilakukan hingga akhirnya korban ditemukan dalam keadaan tak sadarkan diri.
Korban yang berasal dari Kp. Tegal Putat, Desa Sukasirna, Jonggol, Bogor, ditemukan dengan posisi telentang mengambang di sebuah genangan air dekat tebing tersebut.
Baca juga: Terancam Dibui 12 Tahun, dokter Gigi yang Rekam Mahasiswi Mandi di Jakarta Pusat
Rekan-rekan korban pun berusaha memindahkan tubuh korban ke daratan dengan meminta bantuan dari petani yang ada di sekitar lokasi.
Setelah tubuhnya berhasil diangkat ke daratan dan dilakukan pengecekan, korban sudah dalam keadaan tak bernafas.
"Mereka meminta pertolongan kepada warga sekitar untuk dicarikan ambulance untuk memastikan kondisi keadaan korban, korban dibawa ke RS Paragon Citeureup untuk memastikan kondisinya dan setelah sampai di rumah sakit dan dicek oleh tim dokter, korban dinyatakan telah meninggal dunia," ungkapnya.
Lebih lanjut, korban tewas pun diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan secara layak.
Ini kata Lisa Mariana Soal Kelanjutan Proses Hukum Usai Hasil Tes DNA Anak Tak Identik Ridwan Kamil |
![]() |
---|
9 Tahun Pacaran Tak Kunjung Dinikahi, Wanita di Banyumas Gugat Mantan Kekasihnya Rp1 Miliar |
![]() |
---|
Nasib Dosen Wanita di Nias Lempar Skripsi ke Lantai Buat Mahasiswa Emosi, Kampus Bertindak |
![]() |
---|
Kondisi NAT Anak Ustaz Terkenal di Bandung yang Dianiaya Ayah, Ibu Tiri Hingga Nenek, Alami Trauma |
![]() |
---|
Sosok Bripda MA, Anggota Polda Banten yang Lempar Helm Pelajar SMK Hingga Kritis, Kini Dipatsus |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.