Dokter di Malang Lecehkan Pasien

AY, Oknum Dokter di Malang Diduga Lecehkan Pasien VIP, Korban Baru Berani Bicara usai 3 Tahun Trauma

Penasihat hukum QAR, Satria Marwan, ditemui di kantornya di Kota Malang, Rabu (16/4/2025), mengatakan bahwa dugaan pelecehan seksual yang dilakukan ol

Editor: Weni Wahyuny
Shutterstock
DOKTER DI MALANG LECEHKAN PASIEN - Foto ilustrasi korban. Oknum dokter di salah satu rumah sakit swasta di Kota Malang, Jawa Timur, diduga melakukan pelecehan terhadap pasiennya inisial QAR. 

Dia pun menjalani rawat inap di ruang rawat inap VIP rumah swasta tersebut selama tiga hari, yakni pada 27-28 September. 

"Kejadian dugaan pelecehan itu terjadi 27 September, dia di ruang VIP sendirian dan dokternya datang pakai pakaian kasual karena mungkin sedang tidak bertugas," katanya. 

Saat di ruang tempat QAR dirawat, AY diduga meminta korban melepaskan baju perawatannya. 

"Korban merasa terkejut dan tidak mengerti harus berbuat apa. Oknum dokter melakukan pemeriksaan dan anehnya stetoskop cukup lama diarahkan di bagian dada," ucapnya. 

Tak hanya itu, QAR mendapati AY mengeluarkan ponselnya dan beralasan untuk membalas pesan yang masuk. 

"Korban meyakini saat itu pelaku sedang mengambil gambar di daerah dada, klien saya langsung menutup bajunya dan bilang ke dokter akan istirahat karena lelah," ucapnya. 

Satria menyatakan akibat kejadian itu korban sampai saat ini mengalami trauma dan rasa takut, sehingga tak langsung melaporkan perubatan AY. 

"Kesimpulannya korban ini sebelumnya takut dan tersiksa secara batin karena memendam ini hampir tiga tahunan, tetapi karena ada beberapa kejadian serupa beberapa waktu ini dia akhirnya memberanikan diri untuk speak up," katanya. 

Sementara itu, Supervisor Humas Persada Hospital, Sylvia Kitty tak menampik dugaan kejadian itu. 

"Terkait pemberitaan yang beredar kami mengonfirmasi bahwa yang bersangkutan (oknum dokter AY) adalah dokter di Persada Hospital," kata dia. 

Sylvia menyatakan bahwa pihak rumah sakit telah mengambil langkah dengan memberhentikan sementara waktu AY. 

"Yang bersangkutan telah dinonaktifkan sementara sambil menunggu proses investigasi yang sedang berjalan," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita Korban Pelecehan Dokter di RS Malang: Tersiksa Batin Selama 3 Tahun Hingga Akhirnya Mau "Speak up""

Baca berita lainnya di Google News

Bergabung dan baca berita menarik lainnya di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved