Dokter di Malang Lecehkan Pasien

AY, Oknum Dokter di Malang Diduga Lecehkan Pasien VIP, Korban Baru Berani Bicara usai 3 Tahun Trauma

Penasihat hukum QAR, Satria Marwan, ditemui di kantornya di Kota Malang, Rabu (16/4/2025), mengatakan bahwa dugaan pelecehan seksual yang dilakukan ol

Editor: Weni Wahyuny
Shutterstock
DOKTER DI MALANG LECEHKAN PASIEN - Foto ilustrasi korban. Oknum dokter di salah satu rumah sakit swasta di Kota Malang, Jawa Timur, diduga melakukan pelecehan terhadap pasiennya inisial QAR. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MALANG - AY, oknum dokter di salah satu rumah sakit swasta di Kota Malang, Jawa Timur, diduga melakukan pelecehan terhadap pasiennya inisial QAR.

Peristiwa ini terjadi pada 2022 lalu dan baru terungkap baru-baru ini.

Korban baru berani bicara setelah banyaknya kasus serupa terjadi belakangan ini.

Penasihat hukum QAR, Satria Marwan, ditemui di kantornya di Kota Malang, Rabu (16/4/2025), mengatakan bahwa dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dokter kepada korban terjadi pada September 2022. 

"Kejadian itu terjadi pada September 2022, dia ke Malang untuk berlibur lalu sakit dan datang ke rumah sakit swasta yang terbaik menurut Google," kata Satria. 

Baca juga: Resmi Tersangka, Syafril Firdaus Dokter Kandungan di Garut Diduga Lecehkan Pasien Sampaikan Pesan

Korban, lanjutnya, datang untuk memeriksakan diri terkait kondisi kesehatannya pada 26 September 2022 dini hari. 

Saat itu QAR mendapatkan pengobatan dari pihak rumah sakit. 

Setelah mendapatkan pengobatan korban diizinkan pulang. 

Ketika akan meninggalkan rumah sakit tersebut terduga pelaku meminta nomor ponsel kepada korban dan diserahkan kepada ke bagian meja perawat. 

"Korban diminta untuk meninggalkan nomor telepon, katanya, kalau ada perkembangan (hasil pemeriksaan kesehatan) bisa dikontak langsung oleh rumah sakit," ucap dia. 

Pada hari itu juga, tiba-tiba korban menerima sebuah pesan berisikan hasil pemeriksaan kesehatan. 

Tetapi hasil pemeriksaan kondisi kesehatan tidak dikirimkan oleh nomor telepon pihak rumah sakit, melainkan oleh nomor Whatsapp yang dimiliki AY. 

Baca juga: Kerap Goda Pasien, Sudah Rahasia Umum dokter Kandungan Terduga Pelecehan di Garut Dikenal Genit

Satria menyatakan AY juga diduga mengirimkan pesan beruntun kepada kliennya dan tidak berhubungan dengan persoalan pemeriksaan korban. 

"Bahasanya korban di-spam chat, di situ korban tidak menanggapi," katanya. 

Lantaran kondisinya masih belum membaik, di hari yang sama QAR kembali lagi berobat. 

Halaman
12
Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved