Idul Fitri 2025

Omzet Toko Oleh-oleh di Sekitar Pintu Tol Keramasan Palembang Meningkat Saat Momen Mudik Lebaran

Toko ini menawarkan beragam jenis pempek, mulai dari pempek kapal selam, lenjer, adaan, hingga tekwan dan kerupuk.

Penulis: Syahrul Hidayat | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/ Syahrul Hidayat
MUDIK - Pemudik Serbu toko Oleh Oleh Kerupuk dan Kempelang Pempek Ellen di Jalan Sriwijaya Raya, Karya Jaya Palembang, Kamis (27/3/2025). Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, arus mudik yang melintasi Kota Palembang membawa berkah tersendiri bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner khas Palembang. Pempek, kuliner ikon kota ini, menjadi buruan utama para pemudik sebagai oleh-oleh untuk keluarga di kampung halaman. 

"Pempek Ellen ini salah satu yang terkenal enak dan searah jalur mudik, jadi saya mampir untuk beli oleh-oleh," ungkap salah satu pemudik.

Geliat UMKM pempek di Palembang ini tidak hanya menguntungkan para pelaku usaha, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah. Diharapkan, tren positif ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.

Baca juga: Dukung Kelancaran Mudik, BRI Bangun Posko Mudik BUMN di Sejumlah Bandara dan Rest Area Jalan Tol

Baca juga: Hari Ini Diprediksi Puncak Arus Mudik di Bandara SMB II Palembang, Ada 12.500 Pergerakan Penumpang

Penjualan e-Tol Menurun

Arus mudik Lebaran yang dinanti-nantikan ternyata tidak membawa berkah manis bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjual kartu e-toll di sepanjang Jalan Sriwijaya Raya, Desa Ibul Besar Pemulutan, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. 

Para pemilik warung yang setia melayani pemudik dari pagi hingga tengah malam ini merasakan penurunan signifikan dalam penjualan kartu e-toll.

Halimah (56), salah satu pemilik warung di depan Terminal Karya Jaya, mengungkapkan bahwa pada awal pembukaan Tol Keramasan, penjualan kartu e-toll di warungnya mengalami lonjakan.

Namun, kondisi tersebut kini berbanding terbalik.

"Kalau awal-awal dibukanya tol Keramasan itu ya benar banyak yang beli, tapi sekarang kan sudah banyak yang melayani e-toll dan adanya aplikasi pembayaran e-toll lebih cepat. Ada juga yang beli, tapi tidak banyak," ujarnya.

Penurunan penjualan ini diduga kuat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain, semakin banyaknya titik penjualan kartu e-toll di sepanjang jalur mudik membuat para pemudik memiliki banyak pilihan.

Kehadiran aplikasi pembayaran tol yang menawarkan kemudahan dan kecepatan transaksi membuat sebagian besar pemudik beralih menggunakan metode pembayaran ini. 

 

 

 

Baca Berita Tribunsumsel.com Lainnya di Google News

Ikuti dan Bergabung Dalam Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved