Willie Salim Dilaporkan ke Polisi

Susno Duadji Soroti 'Skenario' Willie Salim Soal Rendang 200 Kg Hilang di Palembang: Seolah Dimaling

Eks Kabareskrim Polri, Komjen Purn Susno Duadji turut mengomentari polemik konten rendang 200 kg Willie Salim di Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang

|
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Kharisma Tri Saputra
Tiktok/williesalim/ Youtube Susno Duadji
POLEMIK KONTEN WILLIE SALIM. Eks Kabareskrim Polri, Komjen Purn Susno Duadji turut mengomentari polemik konten rendang 200 kg Willie Salim di Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang 

"Tahu ko," jawab Willie Salim.

"Gimana tanggapan lu terkait hal itu," tambah Bobon Santoso.

Menanggapi hal tersebut, Willie Salim hanya bisa pasrah.

Menurutnya semua orang memiliki hak untuk melaporkan seseorang ke polisi, termasuk dirinya.

"Hmm, tanggapan gua ya, semua orang pasti punya haknya, punya pendapatnya, punya opininya, gue cukup mendengarkan.

Update kasus Willie Salim, 2 saksi diperiksa

Polda Sumsel segera menindaklanjuti laporan yang masuk terhadap konten kreator Willie Salim imbas mengunggah konten rendang daging 200 kilogram hilang saat memasak di BKB.

Dirreskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Bagus Suropratomo Oktobrianto mengatakan sejauh ini sudah ada dua laporan yang ditujukan ke Willie Salim.

"Sudah dua laporan yang masuk. Konstruksi pasalnya sementara ini tentang UU ITE. Sedang kami cek dan selidiki," kata Bagus, Selasa (25/3/2025).

Untuk membuktikan adanya pelanggaran dan pencemaran nama baik Kota Palembang, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Kita sabar aja pelan-pelan, kami cek dulu, " katanya.

Kasubdit V Tipid Siber AKBP Dwi Utomo mengatakan semenjak kemarin, pihaknya sudah meminta keterangan dari tiga orang saksi atas dua laporan yang dibuat. Saksi tersebut berasal dari kalangan warga dan salah satu warga yang ada di lokasi masak rendang.

"Kurang lebih sudah tiga orang saksi yang kami panggil. Salah satunya saksi yang mengetahui kejadian itu atau ada di lokasi kejadian. Tidak menutup kemungkinan Willie Salim juga akan dipanggil," ujar Dwi saat dikonfirmasi via telepon.

Masih butuh beberapa saksi lainnya untuk melengkapi keterangan dan berkas dari laporan yang dibuat. 

"Belum ada konfirmasi terkait saksi yang akan kami panggil hari ini. Pegiat sosial budaya dan warga sipil akan dipanggil. Baru setelahnya ahli ITE turut kami mintai keterangan. Kan pemanggilan saksi ini seusai KUHAP, " katanya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved