Idul Fitri 2025
Tol Kapal dan Terpeka Dipastikan Mulus Mulai 20 Maret, Nyaman Saat Mudik dan Balik Lebaran 2025
Dimana metode dipilih karena lebih efektif menangani perkerasan fleksibel mengalami alur, retak dan lubang akibat beban kerja tinggi.
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYU AGUNG -- Menjelang mudik lebaran Idhul Fitri 1446 Hijriah, sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) mulai dilakukan pemeliharaan rutin berupa perbaikan jalan, supaya para pemudik lebih nyaman dalam berkendara.
Manager Operasional PT Waskita Sriwijaya Tol, Sabdo Harimurti mengatakan bahwa pemeliharaan terus dikebut dan dapat selesai sebelum dimulainya momen mudik.
"Pengerjaan masih terus dilakukan. Kami maksimalkan dapat selesai sebelum H-10 lebaran atau tanggal 20 Maret mendatang," katanya ketika dikonfirmasi Tribunsumsel.com pada Jum'at (14/3/2025) sore.
Menurutnya, curah hujan tinggi yang terjadi belakangan ini menjadi tantangan dan kendala saat proses perbaikan jalan tol Kayu Agung menuju Palembang dengan metode overlay, patching dan sapu lubang.
"Perbaikan patching adalah metode yang dipakai untuk memperbaiki kerusakan jalan, terutama lapisan perkerasan dengan penutup aspal,"
"Kerusakan yang diperbaiki meliputi sapu lubang, jalan bergelombang, alur dengan kedalaman 30 mm dan termasuk jalan ambles dengan kedalaman lebih dari 50 mm, retak dalam jumlah besar," ujarnya.
Dengan sudah dilakukan perbaikan jalan, maka diharapkan pengendara yang melintas saat arus mudik maupun arus balik lebaran dapat lebih nyaman melintasi ruas tol.
"Makanya sudah dipersiapkan sejak jauh hari perbaikan agar nanti saat mulai terjadi puncak arus mudik maupun arus balik tidak ada lagi perbaikan jalan," ungkapnya.
Baca juga: Antisipasi Macet Mudik Lebaran, Herman Deru Dorong Percepatan Pembangunan Tol Palembang-Betung
Baca juga: 3 Ruas JTTS Dibuka Fungsional Selama Arus Mudik Lebaran 2025, Termasuk Tol Palembang-Betung Seksi 2
Hal sama disampaikan Executive Vice President (EVP) Sekretaris PT Hutama Karya, Adjib Al Hakim bahwa kondisi jalan tetap terjaga secara optimal menjelang puncak arus mudik Idhul Fitri.
"Kami memohon maaf jika selama masa pemeliharaan jalan tol menimbulkan ketidaknyamanan pengguna jalan tol Terpeka. Dihimbau bagi pengguna jalan dapat berhati-hati dan menyesuaikan kecepatan saat melintas di area pemeliharaan," papar Adjib.
Disampaikan, pemilihan metode SFO (scrapping, filling, overlay) diterapkan berdasarkan hasil inspeksi kondisi jalan, analisis kebutuhan dari pada perbaikan.
Dimana metode dipilih karena lebih efektif menangani perkerasan fleksibel mengalami alur, retak dan lubang akibat beban kerja tinggi.
"Proses pengupasan aspal lama, pengisian kembali material pelapisan ulang untuk memastikan permukaan jalan lebih rata dan tahan lama. Serta meningkatkan kenyamanan berkendara," ujarnya.
Sementara rekonstruksi beton rigid diterapkan pada perkerasan yang mengalami retak, deformasi signifikan.
"Karena metode ini mampu kembalikan kekuatan dan stabilitas jalan secara menyeluruh," bebernya.
KAI Divre III Palembang Layani 82.532 Penumpang Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025 |
![]() |
---|
Kumpulan Ucapan Halal Bihalal Idul Fitri 2025 dalam Bahasa Arab untuk Caption di Medsos |
![]() |
---|
29 Contoh Ucapan Halal Bihalal Idul Fitri 2025 yang Benar dan Berkesan untuk Acara di Kantor/Sekolah |
![]() |
---|
5 Contoh Ikrar Halal Bihalal Siswa Kepada Guru Singkat dan Berkesan |
![]() |
---|
Sudah H+8 Lebaran, Penumpang Bus di Desa Celikah OKI Masih Ramai, Harga Tiket Turun |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.