Kisah Fidya Kamalinda

Kisah Fidya Kamalinda, Atlet Taekwondo Bandung Hilang 10 Tahun Akhirnya Muncul, Ngaku Sengaja Kabur

Di awal kemunculannya kembali, Fidya Kamalinda memperlihatkan KTP-nya demi membuktikan dirinya adalah sosok atlet Taekwondo yang dikabarkan hilang ter

Editor: Weni Wahyuny
YouTube TV One
ATLET TAWKWONDO HILANG - Seorang atlet Taekwondo asal Kota Bandung, Jawa Barat, bernama Fidya Kamalinda dikabarkan menghilang sejak tahun 2015 lalu. Kini ia muncul dan mengklarifikasi bahwa dirinya tidak hilang tapi sengaja kabur. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kisah Fidya Kamalinda, atlet Taekwondo asal Kota Bandung, Jawa Barat, akhirnya muncul setelah dikabarkan menghilang selama 10 tahun.

Fidya sempat dikabarkan hilang sejak tahun 2015.

Orang tuanya bahkan menduga ia menjadi korban penculikan.

Ternyata Fidya sengaja kabur dari rumah.

Di awal kemunculannya kembali, Fidya Kamalinda memperlihatkan KTP-nya demi membuktikan dirinya adalah sosok atlet Taekwondo yang dikabarkan hilang tersebut.

"Bismillah Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu, nama saya Fidya Kamalinda," ucap Fidya Kamalinda.

sosok fidya kamalinda
KLARIFIKASI ATLET TAEKWONDO - Seorang atlet Taekwondo asal Kota Bandung, Jawa Barat, bernama Fidya Kamalinda yang dikabarkan menghilang sejak tahun 2015 akhirnya muncul.

"Saya di sini untuk menanggapi berita yang beredar di media social tentang diriku yang pertama terkait kasus penculikan, saya ingin mengatakan itu adalah fitnah. Saya keluar rumah atas dasar keinginan saya sendiri," tegasnya.

Fidya Kamalinda dengan mata berkaca-kaca menegaskan dirinya bukan korban penculikan seperti yang disampaikan oleh orangtuanya.

Wanita yang kini berusia 30 tahun itu mengaku pergi dari rumah karena keinginannya sendiri.

Fidya Kamalinda lalu membeberkan alasannya untuk kabur dari rumah.

Menurut pengakuan Fidya Kamalinda, sedari kecil dirinya menjadi korban penganiayaan ayahnya.

Fidya Kamalinda menyebut pertama kali dianiaya ayahnya di usia 5 tahun.

Penganiayaan tersebut terus berulang hingga ia beranjak dewasa.

Fidya Kamalinda menyebut penganiayaan tersebut terjadi karena ambisi ayahnya, agar sang putri bisa menghasilkan uang sebagai atlet Taekwondo.

"Saya tidak mengerti kenapa, mungkin karena dia mempunyai ambisi yang besar terhadap saya untuk menghasilkan uang, usahanya tidak mengalami kemajuan pada saat itu mungkin sampai sekarang," katanya melalui video yang diunggahnya di TikTok, pada Kamis (13/3/2025).

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved