Danantara

Apa Itu Danantara? BPI Baru yang Diluncurkan Prabowo Pada 24 Februari 2025, Ini Tugas dan Fungsinya

Danantara adalah singkatan dari Daya Anagata Nusantara.  Prabowo menjelaskan arti nama Danantara, bahwa Daya berarti energi atau kekuatan, sedangkan

|
Youtube/ Tribunnews
PENGERTIAN DANANTARA - Presiden Prabowo tengah menyampaikan pidato terkait Badan Pengelola Investasi (BPI) baru yang akan diluncurkannya pada 24 februari 2025 mendatang yang bernama Danantara. Dimabil dari tangkapan layar Youtube Tribunnews pada (18/2/2025). 

TRIBUNSUMSEL.COM - Dalam sebuah Konferensi Pers di Istana Negara pada Senin, 17 Februari 2025 kemarin menyebutkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto akan meluncurkan sebuah Badan Pengelola Investasi (BPI) baru pada 24 Februari 2025 mendatang yang diberi nama Danantara.

Prabowo mengatakan, Danantara akan mengonsolidasi berbagai aset serta kekuatan ekonomi BUMN (Badan Usaha Milik Negara) agar pengelolaannya menjadi lebih optimal.

"Optimalisasi pengolahan BUMN kita melalui konsolidasi ke dalam suatu dana investasi nasional yang akan kita launching pada tanggal 24 Februari yang akan datang yaitu Danantara. Danantara adalah konsolidasi semua kekuatan ekonomi kita yang ada di pengelolaan BUMN itu nanti akan dikelola dan kita beri nama Danantara," ujar Prabowo, dipantau dari Youtube KompasTV.

Lantas apa sebenarnya Dananatara ini, serta bagaimana fungsinya dalam mengoptimalkan perekonomian di Indonesia? Yuk simak informasi selengkapnya dibawah ini.

Apa Itu Danantara?

Danantara adalah singkatan dari Daya Anagata Nusantara. 

Prabowo menjelaskan arti nama Danantara, bahwa Daya berarti energi atau kekuatan, sedangkan Anagata berarti masa depan, serta Nusantara merujuk pada tanah air, Indonesia.

"Jadi artinya, Danantara ini kekuatan ekonomi dana investasi yang merupakan energi kekuatan masa depan Indonesia," jelasnya, masih dalam pantauan Youtube KompasTV 

Adapun ia juga menyebut, kebijakan ini dilakukan untuk mengelola kekayaan negara agar dapat dinikmati anak cucu masyarakat Indonesia. 

"Kekayaan negara dikelola, dihemat untuk anak dan cucu kita," sambung Prabowo. 

Badan Pengelolaan Investasi atau BPI Danantara merupakan badan yang didedikasikan untuk mengoptimalkan kekayaan negara melalui investasi strategis.

Dikutip dari Indonesia.go.id, BPI Danantara dibentuk sebagai langkah nyata untuk merealisasikan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.

Badan Pengelolaan Investasi (BPI) Danantara nantinya akan bergerak dalam berbagai bidang dan berperan untuk mendukung pengembangan ekonomi serta inovasi di Indonesia.

BPI Danantara akan mengelola tujuh BUMN besar di Indonesia yang menguasai berbagai sektor, yaitu:

  1. Bank Mandiri - (Perbankan)
  2. Bank Rakyat Indonesia (BRI) - (Perbankan)
  3. Bank Nasional Indonesia (BNI) - (Perbankan)
  4. Pertamina - (Energi)
  5. PLN - (Energi)
  6. Telkom - (Telekomunikasi)
  7. MIND ID - (Pertambangan)

Dari tujuh BUMN besar tersebut, BPI Danantara akan mengolah aset yang diperkirakan senilai 900 juta dolar.

"Kami juga siap untuk mengembangkan Danantara Indonesia, sumber kekayaan yang baru. Menurut penilaian inisial kami mencapai 900 juta dolar aset," ujar Prabowo Subianto, dalam sambutan virtual nya di World Governments Summit, Kamis (13/2/2025).

Tugas dan Fungsi Danantara

Danantara dirancang untuk berperan sebagai pengelola investasi nasional yang tidak hanya mengandalkan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tetapi juga menarik investasi dari sektor swasta, baik domestik maupun internasional. 

Melalui pendekatan ini, pemerintah berharap Danantara dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi tanpa membebani anggaran negara secara langsung.

Berikut adalah fungsi dibentuknya Danantara:

  • Meningkatkan efisiensi pengelolaan aset negara melalui konsolidasi dan optimalisasi aset-aset yang sebelumnya dikelola secara terpisah.
  • Menarik investasi asing dan domestik ke sektor-sektor strategis yang menjadi prioritas pembangunan nasional.
  • Mendukung hilirisasi industri untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.
  • Memperkuat ketahanan ekonomi dengan memastikan investasi diarahkan pada sektor-sektor yang memiliki dampak jangka panjang.

Diharapkan Mampu Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Dalam kesempatan berbeda, Presiden Prabowo menyebut, Danantara bakal menjadi badan yang mengelola proyek berkelanjutan dan berdampak tinggi.

Kehadiran Danantara ini, diharapkan bisa menggenjot pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 8 persen.

Sehingga, kata Prabowo, Danantara bakal mengelola dana lebih dari 900 miliar dolar AS atau setara dengan Rp14 ribu triliun.

Prabowo menjelaskan, untuk pendanaan awal, Danantara bakal menampung sekitar 20 miliar dolar AS.

"Saya rasa ini akan menjadi langkah transformatif. Kami berencana untuk memulai sekitar 15 hingga 20 proyek bernilai miliaran dolar, dan menciptakan nilai tambah yang signifikan bagi negara kami," ucapnya, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (14/2/2025).

"Saya sangat yakin, saya sangat optimistis. Indonesia akan maju dengan kecepatan penuh," ungkapnya.

**

Artikel lainnya di google news.

Ikuti dan bergabung disaluran WhatsApp Tribunsumsel.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved