Arti Kata

Apa Arti 1312 ACAB Adalah, Ini Penjelasan Lengkap dan Sejarahnya

Tulisan kode 1312 ACAB ramai digunakan warganet lewat media sosial, bentuk protes terdahap aparat.

Editor: Abu Hurairah
copilot.microsoft.com
AKSI DEMO 2025 - Ilustrasi grafis demonstrasi hasil buatan Microsoft Copilot AI. Apa Arti 1312 ACAB Adalah, Ini Penjelasan Lengkap dan Sejarahnya 

TRIBUNSUMSEL.COM - Tulisan 1312 ACAB ramai digunakan warganet lewat media sosial sebagai bentuk protes terdahap aparat.

Tulisan 1312 ACAB muncul pasca insiden mobil rantis Brimob tabrak seorang driver ojek online (ojol), Affan Kurniawan hingga meninggal dunia saat kericuhan demo di Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

Peristiwa ini menuai kecaman keras dari berbagai pihak di kalangan masyarakat Indonesia hingga memicu desakan agar kasusnya diusut tuntas.

Lantas apa yang dimaksud dengan 1312 ACAB? Berikut penjelasannya.

A.C.A.B. adalah sebuah akronim dari bahasa Inggris yang memiliki kepanjangan "All Cops Are Bastards" atau dalam bahasa Indonesia berarti "Semua Polisi Adalah Bajingan".

Kode tersebut berasal dari deretan alfabet, yakni 1=A, 3=C, 1=A, 2=B.

Jadi, kode 1312 sama dengan ACAB.

Mengutip Dictionary, Cop dan copper adalah istilah silang untuk polisi yang muncul di Amerika pada abad ke-19.

Julukan "bajingan" telah lama digunakan sebagai penghinaan kasar untuk "orang tercela."

ACAB telah digunakan selama beberapa dekade, terutama dalam bentuk grafiti dan tanda lainnya, oleh orang-orang yang menentang polisi karena berbagai alasan, dari anarkis politik hingga geng jalanan yang kejam.

Menyusul pembunuhan George Floyd pada tahun 2020, ACAB terutama dalam protes terhadap kekerasan polisi dan rasisme.

Sejarah ACAB

Akronim ACAB ditemukan dalam bahasa gaul Inggris pada tahun 1970-an, ketika itu menjadi tato yang populer di kalangan tahanan dan orang lain yang terkait dengan aktivitas kriminal.

ACAB awalnya adalah singkatan dari All Coppers Are Bastards; frase lengkap ini telah direkam pada awal tahun 1950-an.

Ungkapan biasa dalam bahasa gaul AS, All Cops Are Bastards, telah ditemukan sejak tahun 1970-an.

Alasan mendasar di balik menyebut semua polisi bajingan, bahkan jika seseorang tidak benar-benar berpikir semua petugas adalah orang jahat, adalah bahwa pasukan polisi pada dasarnya menindas.

ACAB memperoleh ketenaran yang lebih besar pada 1980-an berkat band punk Oi Inggris, 4-Skins, yang menggunakannya dalam lagu anti-polisi 1982 mereka "ACAB".

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved