Berita Banyuasin

Pasang Sungai Musi Berkah Bagi UMKM Ikan Salai dan Ikan Asin di Banyuasin, Bahan Baku Melimpah

Menurut Heru, pasangnya sungai Musi memang membawa berkah tersendiri bagi nelayan yang menjadi pemasok untuk bahan pembuatan ikan salai dan ikan asin.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/ M. Ardiansyah
UMKM - Ibu-ibu yang ada di Desa Rantau Bayur Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin sibuk membersihkan ikan hasil tangkapan nelayan. Ikan yang dibersihkan sebagai bahan baku ikan salai dan ikan asin. 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Pasangnya air sungai Musi di Desa Rantau Bayur, Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin, Sumsel ternyata membawa dampak yang sangat positif bagi pasokan ikan.

Dikarenakan banyak UMKM di Desa Rantau Bayur yang dikelola masyarakat di sana, bisa dengan mudah memperoleh pasokan ikan dari nelayan untuk dibuat ikan salai atau ikan asap dan juga ikan asin. 

Hal ini, diungkapkan Kades Rantau Bayur Heru Julian HK, ST, Jumat (7/2/2025).

Menurut Heru, pasangnya sungai Musi memang membawa berkah tersendiri bagi nelayan yang menjadi pemasok untuk bahan pembuatan ikan salai dan ikan asin. 

"Memang, untuk pasokan ikan saat air pasang sekarang ini melimpah. Sehingga, produksi UMKM untuk ikan salai dan ikan asin juga mengalami peningkatan," katanya.

Meningkatnya jumlah produksi ikan salai dan ikan asin bagi UMKM yang ada di Desa Rantau Bayur Banyuasin ini, tentunya juga meningkatkan jumlah pendapatan bagi pelaku UMKM maupun pekerja di sana.

Memang, untuk produksi ikan salai tidak mempengaruhi proses produksinya.

Baca juga: Serunya BRI UMKM EXPORT 2025: Produk Lokal Go Global & Business Matching Triliunan Rupiah

Baca juga: Promo BRI UMKM EXPORT 2025, Dapatkan Diskon Meriah hingga 59 Persen!

Karena, ikan salai yang diproduksi UMKM di Desa Rantau Bayur Banyuasin, menggunakan kayu bakar. 

Sedikit menjadi kendala, untuk produksi ikan asin, karena, proses ikan asin yang di produksi UMKM Desa Rantau Bayur masih menggunakan sinar matahari, harus membutuhkan waktu yang cukup lama agar bisa kering sempurna.

"Beberapa hari lalu, ada dari Provinsi Sumsel yang menghubungi akan datang untuk mengecek UMKM ikan salai dan asin. Mudah-mudahan saja, UMKM yang ada di sini bisa memperoleh bantuan dan bisa tambah berkembang lagi," ungkapnya.

Meski saat ini air sungai Musi mengalami pasang, menurut Heru tidak menjadi kendala untuk mengeluarkan hasil produksi UMKM ikan salai dan ikan asin.

Karena, untuk mengeluarkan ikan salai dan ikan asin, masih bisa melalui jalur darat maupun air.

"Biasanya, ada banjir tahunan yang air sampai naik ke darat. Itu akan lebih melimpah lagi hasil tangkapan nelayan dan produksi salai maupun ikan asin. Kalau untuk mengeluarkan hasil produksi, walaupun air besar bisa melalui jalur air," pungkasnya. 
 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved