Berita OKU Selatan

Pemuda di OKU Selatan Lompat Dari Jembatan, Meninggal Setelah Sempat Dirawat di Puskesmas

Akibat peristiwa tersebut, Sutna meninggal dunia setelah sempat dilakukan pertolongan medis di Puskesmas  BPR Ranau Tengah.

Penulis: Alan Nopriansyah | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com
Ilustrasi Garis Polisi - Pemuda di OKU Selatan Lompat Dari Jembatan, Meninggal Setelah Sempat Dirawat di Puskesmas 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Alan Nopriansyah

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA - Warga di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan dihebohkan dengan seseorang pemuda yang diduga melompat di Jembatan Kayu Mulu Desa Simpang Sender Selatan Kecamatan BPR Ranau Tengah Kabupaten OKU Selatan, Sumsel pada Kamis (23/1/2025) sekira pukul 11.20 WIB.

Diketahui pemuda tersebut bernama Sutna Wijaya Bin Tohir (24), warga  Kec. Banding Agung, OKU Selatan.

Akibat peristiwa tersebut, Sutna meninggal dunia setelah sempat dilakukan pertolongan medis di Puskesmas  BPR Ranau Tengah.

Korban meninggal setelah mengalami cidera di bagian kepala, akibat benturan pasca menjatuhkan diri dari atas Jembatan dengan ketinggian sekitar 40 meter tersebut.

Dimana sebelum heboh kejadian tersebut korban yang datang ke lokasi mengendarai sepeda motor beat sempat dilihat warga melamun di atas jembatan.

"Tadi saya lewat, masih melihat dia melamun diatas di Jembatan," kata Sulis, Kamis (23/1).

Terpisah menurut keterangan saksi Mat Ali (53), yang kebetulan melintas di TKP mengetahui korban sudah melompat dari Jembatan.

Baca juga: Akses Jalan di Warkuk Ranau Selatan Tertimbun Longsor Akibat Hujan Deras yang Melanda OKU Selatan

Ia mengetahui ada korban melompat berawal ketika ia melihat adanya motor korban terparkir tepat di bahu jalan jembatan. 

"Sehingga saya bersama pengendara lain yang melintas berinisiatif untuk berteriak memanggil-manggil ke arah dalam jurang hingga beberapa saat kemudian terdengar adanya suara sautan dari dasar jurang jembatan," kata Mat Ali.

Setelahnya dilaporkan ke pada pihak berwajib, Polsek Banding Agung yang datang ke TKP, bersama masyarakat turun ke dasar Jurang jembatan dan menemukan korban dengan kondisi lemah sudah kritis.

"Korban dalam keadaan kritis dan sangat lemah, akibat sulitnya evakuasi korban sehingga pada pukul 13.50 korban baru berhasil dievakuasi dari dasar jurang jembatan, lalu korban dibawa menuju Puskesmas BPR Ranau Tengah,"terangnya.

Sementara, Camat Banding Agung Adi Abdullah membenarkan bahwa korban adalah warganya, yang kini sudah diserahkan ke rumah duka.

Adi juga menerangkan pihak keluarga korban menolak jenazah korban dilakukan autopsi dan menerima ini sebagai musibah.

"Penyebab ia melakukan hal tersebut kita belum tahu, mungkin masalah internal keluarga kita tidak tahu,"tandasnya.

 

 

DISCLAIMER:

Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri.

Bisa menghubungi RSJ Ernaldi Bahar Palembang

Nomor Telepon (0711) 5645126

WhatsApp 0813-7365-3005.

 

 

 

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved