Breaking News

Ledakan di Rumah Polisi Mojokerto

6 Fakta Ledakan Dahsyat Rumah Polisi di Mojokerto, Dua Orang Tewas Hingga Lima Rumah Rusak Parah

Sederet fakta ledakan dahsyat yang terjadi di rumah polisi, Aipda Maryudi di Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Senin (13/1/2025)

Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Moch Krisna
Tribun Jatim Network/Mohammad Romadoni
Ledakan di rumah polisi di Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (13/1/2025) mengakibatkan dua orang tewas. 

Selain akibat tabung elpiji, polisi juga menemukan sejumlah barang elektronik di rumah polisi yang meledak.

Pemilik rumah diketahui memiliki hobi mengutak-atik peralatan elektronik. 

“Kami juga menginformasikan bahwa pemilik rumah tersebut merupakan anggota kepolisian di Polsek Dlanggu yang memiliki rumah di Puri,” ungkap AKBP Ihram. 

Salah seorang warga setempat yang menyaksikan kejadian itu, Deni, juga menduga ledakan di rumah polisi Mojokerto itu disebabkan dari perangkat elektronik. 

“Berdasarkan informasi yang beredar, ledakan diduga berasal dari perangkat elektronik,” ungkap Deni.

Pemilik Rumah Diperiksa Saat ini, Maryudi, pemilik rumah yang meledak itu, sedang menjalani pemeriksaan oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) serta Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mojokerto

"Pemeriksaan internalnya sedang dilakukan di Satreskrim. Nanti akan kami informasikan lebih lanjut," tambahnya.

5. Pemilik Anggota Babhinkamtibmas

Rumah di kampung Sumolawang Kidul, Desa Sumolawang, Puri, Mojokerto pada Senin (13/1/2025) pagi, yang menjadi pusat ledakan dahsyat itu, merupakan milik Aipda Maryudi.

Ia merupakan anggota Babhinkamtibmas Polsek Dlanggu Polres Mojokerto.

6. Pemilik Diperiksa

Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto mengatakan, pihaknya sedang memeriksa anggota Polisi yang memiliki rumah tersebut melibatkan Anggota Satreskrim dan Sie Propam Polres Mojokerto

Mengingat pemeriksaan terhadap anggota Polisi tersebut masih berlangsung di Mapolres Mojokerto

Sehingga ia belum dapat memberikan penjelasan terkait bahan yang meledak apalagi pemicunya. 

Saat kejadian Aipda Maryudi tengah berdinas, sementara anak dan istrinya tidak berada di rumah.

"Iya. Saya sampaikan bahwa rumah itu adalah rumah rekan kami Anggota Babhinkamtibmas Polsek Dlanggu, kemudian dia, rumahnya di sana. Dia tinggal di sana. Tapi saat kejadian terjadi dia sedang berdinas. Istrinya sedang kerja, dan anaknya sedang sekolah," ujar Ihram di lokasi kejadian. 

(*)

Baca juga berita lainnya di Google News

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved