Berita Viral

Bantahan Dwi Ayu Eks Karyawan Toko Roti Lindayes Dituding Linda Pantjawati Korupsi Uang Setoran 

Dwi Ayu Darmawati korban yang dianiaya anak bos toko roti Lindayes membantah tudingan korupsi uang setoran roti.

Kompas.com
Dwi Ayu Darmawati korban yang dianiaya anak bos toko roti Lindayes membantah tudingan korupsi uang setoran roti. 

Dwi mengatakan, ia bekerja tanpa kontrak resmi. Saat melamar pun ia hanya diwawancara.

"Disini gajinya tidak ada tanggal, jadi keresahan dari teman-teman itu sih," katanya.

Tak jarang Ayu dan rekan kerjanya harus lembur hingga tengah malam.

Ia bekerja dari pukul 06.00 hingga 22.00 WIB. bahkan pukul 01.00 WIB karena kurangnya tenaga kerja.

"Aku full time, karena kekurangan orang dan juga kerjanya kan banyak jadi kita kerjanya pulang jam 12 atau jam 1 pagi," beber Ayu.

"Kalo lembur itu hitungannya Rp150 ribu, dibayar di akhir, tapi kita kan kadang lewat dari jam kerja, itu gak ada tambahan," ungkapnya.

Seiring berjalannya waktu, Ayu dan beberapa karyawan kerap disuruh-suruh oleh George Sugama sang anak bos yang kini jadi tersangka kasus penganiayaan.

George Sugama kerap memerintahkan karyawannya untuk mengambilkan pesanan makanan untuk diantar ke kamarnya.

Tak jarang, para karyawan tersebut mengeluhkan perintah yang bukan dari bosnya itu.

"Sebelumnya sudah pernah ke kamarnya, nganter makanan ke kamar tapi saya gak mau lagi karena kok jadi keseringan, temen-temen yang lain juga ngeluh 'gue nih sebenarnya kerja apaan' karena kan mengganggu pekerjaan juga misal lagi ramai, itu sih keluhan karyawan," terangnya. 

Ayu yang memilih untuk menolak perintah George tersebut akhirnya menjadi korban penganiyaan yang dilakukan anak bos tersebut.

Ayu langsung mengundurkan diri dan merasa trauma atas kejadian tersebut.

Ia juga memilih untuk tak kembali mengambil gaji terakhirnya yang belum dibayar.

"Itu gaji saya yang belum dibayar hanya bulan Oktober. Di situ bos saya sempat untuk saya ngambil ke tokonya. Tapi kan karena kondisi saya yang kayak gini nggak memungkinkan untuk saya mengambil gaji ke sana," terangnya.

Kini, rekan-rekannya pun menyusul Ayu kompak memilih berhenti (resign).

Adapun, alasan rekan-rekan Ayu memilih resign tersebut lantaran gajinya tak kunjung dibayar.

"Teman-teman saya masih bekerja karena berharap gaji keluar terlebih dahulu. Tapi memang tetap nggak keluar (gajinya), akhirnya teman saya keluar semuanya, sekitar 3 orang (bagian depan atau kasir)," katanya.

Dwi Ayu mengungkapkan bahwa Linda Pantjawati memang sering menahan gaji karyawannya tiga bulan sekali.

"Ada beberapa teman saya yang gajinya ditahan, dia bisa mengambil tahun depan, Januari. Setahu saya ya, setiap penahanan gaji itu tiga bulan," jelas Dwi.

Baca berita lainnya di Google News

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved