Dugaan Bayi Tertukar di Jakarta

RS Islam Jakarta Cempaka Putih Siap Fasilitasi Tes DNA Terkait Dugaan Bayi Tertukar

Direktur Utama Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih, dr Jack PRadono Handojo  akhirnya buka suara terkait dugaan bayi tertukar.

Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Weni Wahyuny
Ig@rsijcempakaputih
Direktur Utama Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih, dr Jack PRadono Handojo (kanan) bersama orangtua bayi yang diduga tertukar akhirnya buka suara 

TRIBUNUMSEL.COM - Direktur Utama Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih, dr Jack Pradono Handojo buka suara terkait dugaan bayi tertukar.

Dugaan ini mencuat setelah keluarga MR (27) merasa ada kejanggalan dalam proses kelahiran anaknya.

dr Jack Pradono Handojo menyatakan akan memfasilitasi tes DNA untuk memastikan kebenaran kasus dugaan bayi tertukar. 

Ilustrasi bayi. Pasangan suami istri MR (27) dan FS (27) terpukul karena bayinya diduga tertukar. Buah hati mereka diduga tertukar di salah satu rumah sakit di wilayah Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Jenazah Bayi Diduga Tertukar di Rumah Sakit Cempaka Putih
Ilustrasi bayi. Pasangan suami istri MR (27) dan FS (27) terpukul karena bayinya diduga tertukar. Buah hati mereka diduga tertukar di salah satu rumah sakit di wilayah Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Jenazah Bayi Diduga Tertukar di Rumah Sakit Cempaka Putih (Wartakotalive.com)

Rumah sakit juga menyatakan akan menanggung seluruh biaya pemeriksaan DNA yang dilakukan oleh orangtua bayi, MR dan FS.

"Kami dari RS Jakarta Islam Cempaka Putih akan memfasilitasi proses pemeriksaan DNA untuk menguak kebenaran dan akan menanggung biaya yang diperlukan di laboratorium yang dipilih oleh pak Rauf dan bu Feny, semoga hal ini bisa menjadi jalan kebaikan untuk kita semua," kata dr Jack PRadono Handojo lewat Isntagramnya @rsijcempakaputih, Selasa(10/12/2024).

Sementara, Muhammaf Rauf orangtua bayi yang diduga tertukar menyebutkan kasus tersebut sudah dilakukan mediasi.

Baca juga: Kronologi Bayi Diduga Tertukar RS Kawasan Cempaka Putih Jakpus, Ortu Tak Diperlihatkan Jenis Kelamin

Direktur Utama Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih, dr Jack PRadono Handojo  akhirnya buka suara terkait dugaan bayi tertukar.
Direktur Utama Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih, dr Jack PRadono Handojo akhirnya buka suara terkait dugaan bayi tertukar. (Ig@rsijcempakaputih)

Ia juga menyebutkan bahwa pihak RS  Jakarta Islam Cempaka Putih siap memfasilitas dirinya dan istri untuk melakukan tes DNA.

Rouf juga meminta maaf atas ketidaknyamanan terkait beredarnya kasus tersebut.

"Saya Muhammad Rauf beserta istri saya Feny, dengan ini mengklarifikasi terkait video yang sebelumnya saya buat bahwa hari ini tanggal 9 Desember 2024, telah dilakukan mediasi dengan Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, saya dan istri akan difasilitasi untuk melakukan tes DNA, saya meminta maaf atas ketidaknyamanan, video ini saya buat tanpa ada paksaan dari manapun," kata Rauf.

Baca juga: Bayi Diduga Tertukar di RS Kawasan Cempaka Putih Jakpus, Orangtua Rasakan Janggal usai Pemakaman

Awal Mula Dugaan Bayi Tertukar

Sebelumnya, MR menjelaskan, peristiwa itu bermuka saat istrinya, FS (27) menjalani persalinan di sebuah rumah sakit di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada 16 September 2024.

Bagi pasangan muda MR dan FS, momen ini merupakan kelahiran anak pertama mereka.

Setelah kelahiran, MR berusaha mendokumentasikan momen tersebut, namun upayanya dihalangi oleh pihak rumah sakit. 

"Ketika lahir, saya azan. Terus pertama saya mau minta foto ke susternya, tapi tidak diizinkan. Lalu saya paksa, 'Ini anak saya, saya mau foto, mau buat dokumentasi ke keluarga'. Akhirnya saya foto itu cepat, fotonya sama video," kata MR saat dihubungi Kompas.com, Selasa (10/12/2024).

Setelah mengazani bayi, MR merasa ada hal yang aneh karena ia tidak diberi kesempatan untuk melihat atau mengetahui lebih lanjut tentang kondisi anaknya. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved