Dugaan Bayi Tertukar di Jakarta
Nasib RS Islam Cempaka Putih Pasca Heboh Bayi Tertukar, Dinkes DKI Jakarta Ambil Tindakan Ini
Dinas Kesehatan (Dinkes) Jakarta turun tangan tindak tegas Rumah Sakit (RS) Islam Cempaka Putih pasca heboh bayi tertukar.
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Moch Krisna
TRIBUNUMSEL.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Jakarta turun tangan tindak tegas Rumah Sakit (RS) Islam Cempaka Putih pasca heboh bayi tertukar.
Dugaan bayi tertukar ini mencuat setelah orangtua bayi merasa ada kejanggalan dalam proses kelahiran anaknya.
Menanggapi soal itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan, pihaknya juga akan mengawasi tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit tersebut.
"Kami akan awasi dan menindaklanjuti secara tegas apabila terdapat bukti kelalaian tenaga medis dalam memberikan layanan kesehatan,” tegas Ani dalam keterangannya, Jumat (13/12/2024).
Ani mengatakan, kasus dugaan bayi tertukar ini masih dalam proses pemeriksaan. Dinkes telah melayangkan surat untuk meminta klarifikasi dari pihak RS.
"Kami berharap masyarakat dapat menunggu hasil pemeriksaan menyeluruh terkait permasalahan ini,” tuturnya.
Baca juga: Yakin Tak Tertukar, RS Islam Cempaka Putih Ungkap Fakta Terkait Bayi Meninggal, Ayah Lihat Sendiri
Ani melanjutkan, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat telah melakukan pembinaan, pengawasan, dan pengendalian (Binwasdal) terhadap RS tersebut, Selasa (10/12/2024).
Binwasdal akan dilakukan secara berkala, terutama ke para pegawai rumah sakit.
Pihak RS juga diminta melakukan sosialisasi terkait pelayanan atau komunikasi efektif semua pegawai agar dapat melayani masyarakat secara optimal.
Penjelasan Pihak RS
Direktur Utama RS Islam Cempaka Putih, dr. Jack Pradono Handojo melansir dari Kompas.com, Jumat (13/12/2024)
Jack menjelaskan, awalnya si ibu berinisial FS 927) melahirkan bayi berjenis kelamin laki-laki.
Baca juga: Ini Kata Dirut RS Islam Jakarta Cempaka Putih Soal Dugaan Bayi Tertukar, Siap Fasilitasi Tes DNA
Adapun berat bayi laki laki tersebut yakni 3.015 gram dengan panjang 47 cm.
Bayi baru lahir tersebut ternyata mengalami gangguan napas atau Respiratory Distress Syndrome (RDS).
“Pada saat itu kondisi bayi mengalami gangguan napas sehingga dilakukan resusitasi oleh dokter anak,” ujar Jack.
| Hasil Tes DNA Pastikan Tak Ada Bayi Tertukar di RS Jakpus, Rauf Tak Terima : Saya Tes DNA Mandiri |
|
|---|
| 'Saya Kurang Puas', Reaksi Rauf Soal Bayinya Meninggal di RS Islam Cempaka Putih Tidak Tertukar |
|
|---|
| Fakta Baru Dugaan Bayi Tertukar di RS Islam Cempaka Putih, Ada 4 Bayi Dilahirkan di Hari yang Sama |
|
|---|
| Yakin Tak Tertukar, RS Islam Cempaka Putih Ungkap Fakta Terkait Bayi Meninggal, Ayah Lihat Sendiri |
|
|---|
| Kejanggalan Orang Tua Curiga Bayinya Meninggal Diduga Tertukar di RS Cempaka Putih, Dilarang Foto |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Orangtua-bayi-yang-diduga-tertukar-di-Rumah-Sakit-RS-Islam-Cempaka-Putih.jpg)