Pilkada OKI 2024

Besok Debat Pilkada OKI Digelar di Novotel Palembang, Ada 2 Tema Utama Jadi Fokus Pembahasan

Debat Publik Pilkada OKI 2024 telah dijadwalkan digelar di Hotel Novotel Palembang, Jumat (1/11/2024) 

TRIBUNSUMSEL.COM/WINANDO DAVINCHI
HM Dja'far Shodiq - Abdiyanto mendapat nomor urut 1 dan paslon H Muchendi Mahzareki - Supriyanto mendapat nomor urut 2. Debat Pilkada OKI akan digelar di Palembang, Jumat (1/10/2024). 

TRIBUNSUMSEL.COM KAYUAGUNG -- Debat Publik Pilkada OKI 2024 telah dijadwalkan digelar di Hotel Novotel Palembang, Jumat (1/11/2024). 

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) nomor 01 HM Djafar Shodiq dan Abdiyanto serta paslon nomor 02 H Muchendi Mahzareki dan Supriyanto akan menyampaikan visi dan misinya. 

Dikatakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) OKI, M Irsan melalui Divisi Perancangan Data dan Informasi, Hadi Irawan dalam acara ini terdapat dua tema utama yang menjadi fokus pembahasan.

"Kami sudah menginformasikan kepada bahwa kedua calon terkait mengenai tema yang akan dibahas dan dipastikan mereka siap dengan materi debat tersebut," katanya, Jumat (31/10/2024). 

Dijelaskan Hadi untuk tema debat pertama yang akan diangkat adalah kesejahteraan masyarakat dengan subtema mencakup pertumbuhan ekonomi daerah, pendapatan per kapita, pemerataan ekonomi dan ketimpangan pembangunan.

"Tema ini juga membahas fiskal dan pengelolaan keuangan daerah, serta tata kelola sumber daya alam dalam konteks ekonomi hijau dan isu kerusakan lingkungan," ujarnya.

Masih katanya, untuk tema kedua yaitu memajukan daerah mencakup subtema investasi daerah, hilirisasi produk, pengembangan komoditas, jasa dan usaha unggulan.

"Kalau untuk kegiatan debat ini akan melibatkan lima panelis yang berasal dari berbagai latar belakang di OKI dan Sumsel," ungkapnya.

"Di mana masing-masing kandidat diperbolehkan untuk membawa 75  pendukung ke dalam area debat," sambungnya.

Ditegaskan pentingnya ketepatan waktu, dengan acara dimulai pukul 19.00 dan berakhir pada 21.00 WIB.

"Semua peserta diharap mematuhi tata tertib yang telah disepakati, termasuk larangan membawa atribut dari kedua paslon," paparnya

Mengapa debat ini diadakan di luar Kabupaten OKI, Hadi menjelaskan keputusan ini diambil demi menjaga netralitas dan keamanan.

"Kami tak menemukan lokasi yang memadai di OKI, sehingga Kota Palembang menjadi pilihan tepat. Kami telah berkoordinasi dengan Polres OKI, Polrestabes Palembang dan Polda Sumsel untuk memastikan pengamanan acara," bebernya.

Menurut Hadi, debat publik sangat penting sebagai salah satu bentuk kampanye bagi paslon untuk sampaikan visi dan misi mereka.

"Dengan siaran langsung, maka warga dapat menyaksikan dan menilai calon yang tepat memimpin Kabupaten OKI selama lima tahun ke depan," tukasnya.

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved