Berita Viral

Farhat Abbas Singgung Gaya Hidup Pratiwi Noviyanthi Kini, Laporkan Dugaan Penggelapan Dana Donasi

Pengacara kontroversial, Farhat Abbas kini menyerang Pratiwi Noviyanthi karena merasa prihatin dengan nasib Agus Salim. menyinggung gaya hidup Novi

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Kharisma Tri Saputra
Youtube Intens Investigasi
(kiri) Pratiwi Noviyanthi. (kanan) Pengacara kontroversial, Farhat Abbas kini menyerang Pratiwi Noviyanthi karena merasa prihatin dengan nasib Agus Salim. menyinggung gaya hidup Novi 

TRIBUNSUMSEL.COM - Pengacara kontroversial, Farhat Abbas kini menyerang Pratiwi Noviyanthi karena merasa prihatin dengan nasib Agus Salim.

Diketahu, Farhat Abbas menawarkan bantuan hukum kepada Agus Salim korban penyiraman air keras setelah dituding melakukan penyalahgunaan uang donasi sebesar Rp1,5 miliar.

Kini, Farhat Abbas berbalik menuding Pratiwi Noviyanthi yang justru diduga melakukan penggelapan donasi di yayasannya.

Baca juga: Laporkan Pratiwi Noviyanthi, Agus Trauma Dapat Bantuan Usai Difitnah Tilap Donasi Rp1,5 M: Sakit

Farhat bahkan menyinggung gaya hidup Pratiwi Noviyanthi yang diduga menggunakan dana donasi.

"Dia kan ngaku gak punya uang waktu bapaknya sakit, tiba-tiba gak tahu yang bantu siapa, kemudian tiba-tiba sekarang kita liat aja gaya hidupnya dia lah," beber Farhat Abbas di Polda Metro Jaya pada Sabtu (19/10/2024) malam, dilansir dari Tiktok @dramahaluuu2.

Sehingga, Farhat meminta pihak Pratiwi Noviyanthi membuktikan dengan mengaudit penerimaan donasi.

"Justru rekening perusahannya masuk uang dan ada beberapa kita minta diaudit," sambung Farhat.

Didampingi Farhat Abbas, Agus Salim resmi melaporkan Pratiwi Noviyanthi atau Novi ke Polda Metro Jaya.

“Ini Wulan dan Wawa ya buat laporan pertama nanti menyusul Agus. Mereka ini bukan orang kecil, tetapi orang yang dikecil-kecilin. Mereka bukan orang yang menyusahkan, tapi mereka memang susah. Tapi jangan dipermalukan ya,” ujar Farhat 

Laporan ini dibuat oleh keluarga Agus terkait dengan pencemaran nama baik.

"Terlapornya adalah NP terkait UU ITE, kita anggap ini adalah perjuangan Agus yang difitnah keluarga," kata Farhat Abbas.

Baca juga: Agus Salim Resmi Laporkan Pratiwi Noviyanthi Buntut Dituding Penyalahgunaan Dana Donasi Rp1,5 M

Selain itu, laporan ini juga bertujuan untuk meminta pengembalian uang donasi sebesar 1,5 miliar rupiah yang sebelumnya telah dipindahkan ke yayasan milik Novi.

"Dia berfikir orang menyumbang karena dia (Novi), padahal karena dia (Agus), justru rekening yayasannya masuk uang dan ada beberapa yang kita minta diaudit," sambungnya.

Youtuber Pratiwi Noviyanthi juga akan dilanjuti dilaporkan atas dugaan penggelapan uang donasi.

"Untuk somasi tahapan penggelapan dan pemerasan, pokoknya banyak sekali orang yang kau sakitin NP," kata Farhat.

Agus Trauma Terima Bantuan 

Pada kesempatan itu, Agus Salim mengaku sudah tak terima harga diri keluarganya diinjak-injak karena dituding melalukan penyalahgunaan uang donasi Rp1,5 miliar.

Agus menyayangkan sikap Pratiwi Noviyanthi yang justru menyebarkan fitnah tudingan penyalahgunaan dana donasi yang telah diberikan.

"Bukan Agus gak berterima kasih ya sama mbak NP, cuma kalau kayak gini gimana mau terima kasih, Agus juga sudah minta maaf dua kali, tapi tetep aja memberikan statment yang sama, menghajar terus seolah-olah keluarga Agus orang jahat," ungkap Agus, 

Agus Salim mengaku tak terima harga diri keluarganya diinjak-injak karena dituding melalukan penyalahgunaan uang donasi Rp1,5 miliar, nagku trauma terima bantuan uang donasi.
Agus Salim mengaku tak terima harga diri keluarganya diinjak-injak karena dituding melalukan penyalahgunaan uang donasi Rp1,5 miliar, nagku trauma terima bantuan uang donasi. (Youtube Intens Investigasi)

Bahkan, Agus sendiri kini trauma menerima bantuan donasi tersebut.

Agus udah trauma nerima uang-uang kayak gitu takut kasih aja bagi dia mah, Agus udah gak berani, kenapa? sedih Agus rasanya, Agus yang korban, Agus dikasih orang tapi dibuati masalah, dibuat fitnah, buat apa kayak gitu yang ada Agus semakin sakit," beber Agus.

Kini resmi Lapor Pratiwi Noviyanthi.

Hal ini tak lepas buntut keluarga istri Agus Salim dituding melakukan penyalahgunaan uang donasi sebesar Rp1,5 miliar.

Pengacara kondang Farhat Abbas pun muncul memberikan bantuan hukum kepada Agus untuk melaporkan Pratiwi Noviyanthi.
 
Uang Donasi Dipindah ke Yayasan Pratiwi

Kini uang donasi tersebut di pindah ke yayasan milik Pratiwi Noviyanthi.

Hal itu diungkap Agus Salim saat menemui Denny Sumargo bersama Pratiwi Noviyanthi.

Bukan tanpa sebab, hal itu dilakukan agar dapat memonitor dan mengatur pengeluarannya.

"Supaya enggak salah paham, ya mbak Novi, kita kan disuruh datang ke sana untuk cetak mutasi sama pak Geri. Di sana ternyata pak Geri menyebutkan bahwa ada pemindahan dari donasi ke yayasan. Dengan alasan pemindahan ini bertujuan agar yayasan dapat memonitor dan mengatur pengeluaran Agus," ungkap Agus dalam podcast YouTube Denny Sumargo, dikutip pada Rabu (16/10/2024).

Agus mengakui awalnya merasa keberatan dengan pemindahan tersebut, namun penjelasan dari pak Geri membuatnya lebih memahami situasi.

"Awalnya Agus agak keberatan, tapi ya udah, karena penjelasan Pak Geri seperti itu, ya udah. Pak Geri bilang nanti biaya rumah sakit akan dikirim dari yayasan, dan uang Agus enggak hilang kok. Nanti pun jika ada sisa setelah pengobatan, yayasan akan mengembalikan uang itu kepada saya," jelasnya.

 Baca juga: VIDEO Agus Curhat Sakit Hati Diolok-olok Pratiwi Noviyanthi, Picu Laporkan Sang Youtuber ke Polisi

Selain itu, Elmi istri Agus juga mengaku uang yang masuk ke reningnya sudah di mutasi ke pihak yayasan Pratiwi Noviyanthi.

"Sudah di mutasi lewat mbanking," kata Elmi.

Sementara, Pratiwi Noviyanthi juga memberikan klarifikasi terkait pemindahan donasi tersebut.

Pratiwi mengatakan pemindahan itu dilakukan setelah adanya obrolan dengan Denny Sumargo.

"Sebentar dulu, pada saat pemindahan itu, obrolan kita berdua ya bang (Denny Sumargo) untuk diamankan di take over di yayasan kita. Jangan sampai seolah-olah ini saya yang ambil semua, saya ingin menghindari kesalahpahaman bahwa saya yang mengambil tindakan ini semua," jelas Novi.

Selain itu, Denny Sumargo juga menjelaskan alasannya dengan Pratiwi memindahkan uang tersebut karena uang tersebut amanah dari publik untuk biaya pengobatan Agus.

"Saya koordinasi dengan mbak Novi, ini saya terlibat kalau kondisi kayak begini kalau belum jelas uangnya amani, karena itu uang amanah," jelas Densu.

Kendati begitu, Denny Sumargo menegaskan bahwa pihaknya dan Pratiwi Noviyanthi tak akan mengambil sepeserpun uang donasi tersebut.

Bahkan ia pun berjanji jika diantaranya dan Novi mengambil uang tersebut, ia akan menggantinya.

"Saya jaminkan saya gak akan ambil, Novi tidak akan ambil, kalau Novi sampai ambil saya sikat dia, uang Rp 1 miliar dari Novi saya kasih ke anda dari uang anda," terangnya.

"Mbak Novi ini saya kenal orangnya baik, kreadibilatasnya tinggi, komunikasinya aja udah kemana-mana," tandas Densu.

Alasan Agus Beri ke Keluarga

Sementara dikesempatan yang sama, Agus juga mengakui memberi bibiknya uang Rp 98 juta untuk membayar utang di bank.

Namun Agus mengklaim hal itu dilakukannya bukan karena paksaan orang lain, melainkan inisiatif sendiri.

"Kalau ke wawa Rp98 juta," kata Agus Salim.

Sementara Pratiwi Noviyanthi menjelaskan soal kabar Rp100 juta itu diketahuinya langsung dari anak bibiknya Agus.

"Rp100 juta itu emang anaknya bilang ke saya untuk bayar ke ibunya, katanya banyak rentenir yang datang," jelas Pratiwi Noviyanthi.

Agus juga mengungkapkan alasannya memberi uang Rp98 juta karena kasihan melihat sang bibik ditagih utang hingga rumah nyaris akan di sita.

Kendati begitu, merasa kasihan dan ingat perjuangan bibi yang merawatnya, Agus pun memberi uang tersebut untuk membayarkan utang di bank.

"Sebenernya itu salah tanggapan, wawa kan dari awal ngurusin Agus, tempat tinggal dari mulai mama Agus dan ayah, makannya juga, jadi Agus pikir dapat uang rezeki banyak berlebihan, apa salahnya Agus ngebantuin orang yang udah berjuang mati-matian, itu pun wawa bilang kalau wawa ada uang nanti dibalikin lagi uang Agus, kalau gak pegang sertifikat wawa, dia sampai nangis-nangis," beber Agus.

"Karena Agus disini jangan panjang, bukan pendek, kalau Agus sewa orang untuk urus Agus mungkin biayanya bisa lebih dari itu juga, kalau jangka panjangnya kita pikirin," sambungnya.

Denny Sumargo yang mendengar itu pun lantas bertanya terkait paksaan pihak lain.

Agus mengaku hal itu dilakukannya karena inisiatif sendiri.

"Sebenarnya waktu itu dengar ada orang datang dari pihak bank rumahnya akan disita kalau gak di bayar," jelasnya.

"Rumah wawa di gadaikan karena ada tunggakan di bank, tapi bukan rentenir tapi wawa sendiri gak pernah minta uang di Agus," sambungnya.

Agus pun mengaku awalnya mendengar kabar ini dari sang kakak dan menyaksikan langsung saat pihak bank menagih utang ke rumah bibiknya.

"Sebenarnya anak wawa (Via) minta bantuan ke kakaknya Agus, gak minta bantuan awalnya cuma lagi cerita aja, Agus dengar dari kakak wawa lagi kesulitan, sambil ada yang datang juga saat itu dan Agus mendengar percakapan itu," ujarnya.

Kendati begitu merasa kasihan dengan sang bibik, Agus pun akhirnya memberi uang tersebut.

Namun Agus diberi jaminan sertifikat rumah setelah diberi uang tersebut.

"Agus merasa kasihan gimana nanti tempat tinggal Agus, jadi Agus merasa prihatin lihatnya, mangkanya Agus gunakan uang itu untuk kebaikan Agus karena wawa sudah ngurus Agus, dapat rezeki lebih kenapa gak dikasihkan ke wawa, itu juga tanpa sepengetahuan wawa, yang tahu itu anak-anak abah, mbak Via," kata Agus.

"Istri Agus juga awalnya sempat bilang jangan karena itu uang donasi," sambungnya.

"Sertifikat wawa juga di serahkan ke Agus, katanya gak enak karena Agus kan sakit, wawa bilang nanti uangnya di balikin, tapi Agus bilang gak usah," imbuhnya.

Selain itu, Agus juga mengaku mengirimkan uang ke rekening kakaknya Rp50 juta.

Ia mengaku hal itu dilakukannya meminta sang kakak untuk memegangnya.

"Kalau yang di rekening kakak yang di Aceh Rp 50 juta, sebenarnya pengen lebih kesitu untuk jaga-jaga biar yang mengatur, tadinya mau mama yang pegang tapi kakak Ida yang buat rekening, di pisah gitu biar mama ada pegangan untuk bantu Agus belanja-belanja," jelasnya.

Tak hanya itu, Agus juga mengakui uang Rp250 juta memang dikirimnya ke rekening istri, Elmi karena untuk mempermudah biaya pengobatan.

Pasalnya Agus mengaku rekeningnya tidak bisa mengirim limit yang besar sehingga memerlukan rekening istri untuk mempermudah saat membayar pengobatan di rumah sakit besar.

Meski begitu, Agus pula mengaku uang di rekening istri Rp 250 juta hingga saat ini masih utuh.

"Betul Rp250 juta di kirim ke istri karena kartua Agus kan gak bisa di gesek takutnya nanti kalau ke rumah sakit besar bayarnya kan pakai limit perlu uangnya cepat jadi bisa ditarik pakai ATM dia (Elmi), uangnya masih ada utuh, kita belum gunakan," kata Agus Salim.

 
Baca berita lainnya di Google News

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved