Berita Pagar Alam
Kopi LAPAGA Inovasi Warga Binaan Lapas Pagar Alam Sudah Dipasarkan Hingga Luar Provinsi Sumsel
Narapidana di Lapas kelas III Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan (Sumsel) bisa menciptakan produk lokal berupa kopi "LAPAGA" (Kopi Lapas Pagaralam.
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM, PAGAR ALAM - Narapidana di Lapas kelas III Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan (Sumsel) kini bisa menciptakan produk lokal berupa kopi "LAPAGA" (Kopi Lapas Pagaralam).
Bahkan pemasaran kopi LAPAGA berhasil menembus pasar di luar wilayah Pagar Alam, seperti Palembang bahkan hingga ke luar wilayah Sumsel diantaranya Lapas Lampung, Pangkal Pinang (Bangka) dan beberapa daerah lainnya.
Dengan adanya Kopi LAPAGA diharapkan mampu merubah anggapan 'jahat' yang selama ini sering disematkan ke para tahanan.
Lapas kelas III Kota Pagar Alam berharap dengan diberikan keahlian, para tahanan tersebut saat bebas nanti bisa berguna untuk masyarakat dan dirinya sendiri.
"Ide produksi kopi LAPAGA muncul dari potensi unggulan yang ada di Pagar Alam yang terkenal dengan kopinya. Melihat potensi ini kami memberdayakan warga binaan untuk dapat berinovasi dengan pengelolaan kopi tersebut," ujar Kalapas Pagar Alam.
Dengan bantuan sejumlah peralatan dan sumber daya manusia (SDM) dari warga binaan saat ini Lapas kelas III Kota Pagar Alam telah memproduksi kopi dengan hasil produksi warga binaan.
"Kami melayani masyarakat yang ingin melakukan roasting kopi, yang tentu saja berdampak positif terhadap pendapatan warga binaan. Untuk menjaga kelangsungan produksi, Lapas Pagaralam menjalin kerja sama dengan sejumlah petani sebagai penyedia bahan mentah," jelasnya.
Sebab tanpa adanya ketersediaan bahan baku, tentu program tersebut akan kesulitan.
Untuk itu ada semacam penyedia khusus dari para petani yang menjadi mitra Lapas terkait bahan baku kopi.
"Namun untuk teknisnya masih tetap harus mengikuti aturan yang ada di Lapas. Setiap masyarakat yang akan merosting harus di dalam jam besuk agar bisa diawasi siapa saja masyarakat yang masuk," jelasnya.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
Merasa Namanya Dicemarkan, Plt Sekretaris BKD Pagar Alam Laporkan 2 Akun Medsos ke Polisi |
![]() |
---|
Paman di Pagar Alam Berbuat Asusila ke Keponakan, Sempat Kabur Hingga Ditangkap di Bengkulu Selatan |
![]() |
---|
Selama Juli-Agustus 2025, 11 Kasus Narkoba Diungkap Oleh Polres Pagar Alam |
![]() |
---|
Polres Pagar Alam Bekuk Pengedar Narkoba, Tes Urin Positif, Sabu dan Ganja Diamankan |
![]() |
---|
Mahasiswa di Pagar Alam Ditangkap Polisi Karena Jadi Bandar Sabu, Sempat Mencoba Kabur |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.