Berita Lubukinggau

Angin Puting Beliung di Lubuklinggau, Bocah 10 Tahun Tertimpa Bata, Atap Rumah Terbang

Untuk sementara, karena rumahnya rusak parah,  ia bersama keluarganya harus mengungsi ke tempat saudaranya.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO HEPRONIS
(kanan) Kondisi Lesti bocah berusia 10 tahun korban angin puting beliung saat disambangi DPKPB Kota Lubuklinggau, Jumat (11/10/2024). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Angin puting beliung terjadi di Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (11/10/2024) malam.

Angin puting beliung menerjang salah satu rumah warga di Jl. Dayang Torek tepian sungai Muara Ketuai RT. 1 Kelurahan Ulak Lebar, Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

Lesti, bocah usia 10 tahun mengalami luka di kepala karena tertimpa batu bata.

Saat ini kondisinya sudah dilakukan pengobatan dan lukanya juga sudah dijahit.

Namun, Lesti saat ini masih trauma.

Untuk sementara, karena rumahnya rusak parah,  ia bersama keluarganya harus mengungsi ke tempat saudaranya.

Sinta (30), ibu korban menceritakan kejadiannya begitu cepat.

Awalnya datang hujan lebat disertai dengan angin kencang.

"Kejadiannya pada hari jumat tanggal 11 Oktober 2024 pukul 17.30 terjadi hujan deras dan angin kencang," ungkap Sinta pada wartawan, Sabtu (12/10/2024).

Sinta mengira seperti mau kiamat, karena ia bersama anaknya menyaksikan langsung atapnya rumahnya terbang.

Bersamaan dengan itu pula, material bangunan rumahnya berjatuhan dan menimpa anaknya.

"Atap rumah terangkat, dinding bata berjatuhan langsung menimpa anak saya," ujarnya.

Sinta begitu ketakutan.

Beruntung saat peristiwa itu terjadi ada keluarga dan tetangganya datang memberikan pertolongan membawa anaknya ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved