Berita Palembang
Masih Musim Kemarau, Tapi 10 Hari Kedua September 2024, Wilayah Sumsel Bakal Diguyur Hujan
Sejumlah wilayah di Sumatera Selatan (Sumsel) mulai diguyur hujan beberapa waktu belakangan.
Penulis: Hartati | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sejumlah wilayah di Sumatera Selatan (Sumsel) mulai diguyur hujan beberapa waktu belakangan.
Meski begitu, nyatanya menurut BMKG, wilayah Sumsel saat ini masih dalam musim kemarau.
Namun, BMK tetap meminta masyarakat untuk waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang timbul selama periode ini yakni tetap waspada terhadap potensi bertambahnya titik api di wilayah daerah rawan karhutla, tidak melakukan pembakaran hutan atau lahan saat musim kemarau, bijak dalam penggunaan air, serta selalu menjaga sanitasi lingkungan.
"Sanitasi lingkungan perlu diperhatikan karena saat masuk musim hujan nanti agar drainase atau aliran air tidka terhambat sehingga tidak berpotensi menyebabkan banjir," kata Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan, Wandayantolis, Rabu (11/9/2024).
Dia menambahkan, berdasarkan data yang ada diprediksi pada dasarian 2 September atau 10 hari kedua September, diprediksi adanya curah hujan rendah dengan intensitas 0-50 mm yang bakal terjadi di sebagian besar wilayah Palembang, Banyuasin, OKI, OKU Timur, OKU Selatan, Muara Enim, Lahat, Empat lawang, sebagian wilayah OKU, Ogan Ilir, serta sebagian kecil wilayah PALI, Prabumulih, Pagar Alam, Lubuk Linggau, Musi Rawas Utara dan Musi Banyuasin.
Sementara itu prediksi curah hujan menengah dengan intensitas 50-150 mm juga bakal terjadi dan diprediksi terjadi di sebagian kecil wilayah Palembang, Banyuasin, OKI, OKU Timur, OKU Selatan, Muara Enim, Empat Lawang, Lahat, sebagian wilayah OKU dan Ogan Ilir serta sebagian besar wilayah PALI, Prabumulih, Pagar Alam, Lubuk Linggau, MURATARA dan Musi Banyuasin.
Baca juga: Tercatat Sudah 9 Kali Karhutla, Kini Sejumlah Empat Lawang Sudah Mulai Diguyur Hujan
Baca juga: Diguyur Hujan 2 Hari Terakhir Disambut Antusias Petani Kopi di OKU Selatan, Mulai Lakukan Pemupukan
Sementara itu curah hujan tinggi dan curah hujan sangat tinggi diprediksi tidak akan terjadi di Sumsel.
Peluang lebih dari 50 persen terjadi curah hujan rendah diprediksi terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera Selatan.
"Peluang hingga 60 persen terjadi curah hujan menengah diprediksi terjadi di sebagian wilayah Musi Rawas Utara, sebagian kecil Musi Banyuasin, Banyuasin, Musi Rawas, Lahat dan Muara Enim," kata Wandayantolis.
Sementara itu prakiraan curah hujan dasarian III September 2024, curah hujan rendah diprediksi terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera Selatan.
Sedangkan curah hujan menengah diprakirakan terjadi di sebagian kecil wilayah Banyuasin, MUBA, Musi Rawas, OKU, Muara Enim, Lahat, Empat Lawang, serta sebagian besar wilayah OKU Selatan, MURATARA dan seluruh wilayah Pagar Alam.
"Curah hujan tinggi dan sangat tinggi diprakirakan tidak akan terjadi pada dasarian ke 3 September," katanya.
Baca Berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan Bergabung Dalam Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
| Palembang Dikepung Banjir, Pemkot Palembang Prioritaskan Normalisasi Drainase di 11 Titik Rawan |
|
|---|
| Kemarau Tahun Ini di Sumsel Diprediksi Lebih Kering, Puncaknya Agustus 2026 |
|
|---|
| Tangis Histeris Ibu Remaja Putri di Palembang yang Tewas Tenggelam di Jembatan Keruk Kertapati |
|
|---|
| Remaja Putri Ditemukan Tewas di Selokan Jalan Ratu Alamsyah Prawira Negara Palembang |
|
|---|
| Remaja Putri di Palembang Tenggelam Saat Mandi di Sungai Jembatan Keruk Kertapati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Masih-Musim-Kemarau-Tapi-10-Hari-Kedua-September-2024-Wilayah-Sumsel-Bakal-Diguyur-Hujan.jpg)