Berita OKI
Tol Indralaya-Muara Enim Kini Dikebut, Setelah PTPN Serahkan 69 Hektare Lahan Tebu Untuk Pembangunan
Salah satunya lantaran terdapat keterkaitannya dengan perbankan yang masih harus diselesaikan.
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Setelah kurang lebih empat tahun pembangunan ruas jalan tol Indralaya-Muara Enim yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya Indonesia (HKI) belum juga selesai.
Akhirnya PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 1 Regional 7 resmi menyerahkan lahan seluas 69,386 hektare lahan tebu produktif status hak guna usaha (HGU) yang ada di unit cinta manis diserahkan ke HKI.
Penyerahan lahan dan pembayaran uang ganti rugi senilai Rp 64 miliar dilakukan di Pengadilan Negeri Kayuagung karena dana telah dititipkan (konsinyasi) pada Rabu (21/8/2024) siang.
Sewaktu dikonfirmasi Region Head PTPN 1 Regional 7, Tuhu Bangun mengakui lega karena persoalan ini sudah cukup lama tertunda karena beberapa prasyarat administrasi yang harus dipenuhi.
Salah satunya lantaran terdapat keterkaitannya dengan perbankan yang masih harus diselesaikan.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses ini hingga tuntas hari ini, meskipun sempat tertunda," katanya kepada Tribunsumsel.com.
Menurutnya, semua proses dapat terselesaikan dengan baik lantaran semua berdedikasi bagi negara lewat lembaga negara tempat mengabdi secara maksimal.
"Bagi kami, pelepasan aset kami berupa lahan ini adalah salah satu komitmen kepada pembangunan nasional, khususnya di Sumatera Selatan," kata Tuhu Bangun.
Dijelaskan, sejak awal dicanangkan pembangunan infrastruktur nasional berupa jalan tol, sebagai entitas ekonomi milik negara PTPN berkomitmen memberi dukungan.
Dia menyebut, awal pembangunan jalan tol trans Sumatera yang peletakan batu pertamanya dilakukan di Provinsi Lampung, juga menggunakan lahan milik PTPN 1 Regional 7 di Kebun Kedaton.
"Pekan lalu kami melepas 25 hektare kebun karet di Musi Landas untuk tol Kapal Betung dan hari ini kami lepas lagi 69 hektare untuk tol Indralaya - Muara Enim," tuturnya, mudah-mudahan lancar, berkah dan bernilai ibadah bagi semua," terangnya.
Dikatakan Tuhu, jalan tol simpang Indralaya - Muara Enim yang sedang dikerjakan merupakan bidang infrastruktur yang akan memacu percepatan pembangunan nasional dengan memperlancar mobilitas barang dan jasa.
Selain itu, memiliki kepentingan dan keterkaitan dengan proyek strategis nasional (PSN) ini. Lebih dari itu, PTPN 1 Regional 7 juga memiliki tanggung jawab moral dan menjadi bagian dari elemen penting stabilitas nasional melalui sektor ekonomi perkebunan.
"Persoalan ganti rugi ini sebenarnya sudah empat tahun. Alhamdulillah hari ini clear setelah kita atasi semua kendalanya. Kita memang harus bergerak cepat dan juga terukur,"
"Apalagi untuk kepentingan yang lebih besar, kepentingan negara, terutama untuk kemaslahatan rakyat, semua kami ikhlaskan," kata dia.
Baca juga: Tol Betung-Tempino-Jambi Sepanjang 171 KM Ditargetkan Rampung Pertengahan 2025, Pangkas Waktu 3 Jam
Baca juga: Junction Palembang Bakal Hubungkan Tol Kapal Betung dan Palindra, Progres Sudah Capai 66,80 Persen
Sempat Dilaporkan Hilang, Sapi Milik Bumdes Muara Telang OKI Ditemukan Terikat di Pohon |
![]() |
---|
SMAN 2 Kayuagung Batalkan Study Tour ke Bali dan Yogyakarta, Uang Rp 26,5 Juta Dikembalikan ke Siswa |
![]() |
---|
Kecamatan Tulung Selapan OKI Kebagian Dana Rp 30 M, Untuk Perbaikan Sejumlah Jalan |
![]() |
---|
Tampang Pasutri Asal Prabumulih Gelapkan 4 Motor & 3 HP di OKI, Ternyata Juga Beraksi di OKU Timur |
![]() |
---|
Polisi Bakar Arena Sabung Ayam di Desa Kota Bumi OKI, Pelaku Kabur Tinggal 4 Motor di TKP |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.