Berita Prabumulih

SMP Muhammadiyah Prabumulih Kebakaran, Perpustakaan Hangus Dilalap Api

Kebakaran kembali terjadi di kota Prabumulih. Kali ini ruangan perpustakaan di SMP Muhamadiyah di Jalan Kapten Kopral Toya Kecamatan Prabumulih Utara

Penulis: Edison | Editor: Kharisma Tri Saputra
ist
Petugas Pemadam Kebakaran Pemkot Prabumulih sedang memadamkan api yang melalap ruangan perpustakaan SMP Muhammadiyah Prabumulih, Sabtu (10/8/2024) pukul 13.15. 

Laporan wartawan Tribun Sumsel, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Kebakaran kembali terjadi di kota Prabumulih. Kali ini ruangan perpustakaan di SMP Muhamadiyah di Jalan Kapten Kopral Toya Kecamatan Prabumulih Utara kota Prabumulih, dilalap si jago merah.

Kejadian kebakaran yang menghebohkan para pelajar yang sedang latihan baris berbaris dan warga sekitar tersebut terjadi pada Sabtu (10/8/2024) sekitar pukul 13.15.

Akibat kebakaran tersebut bagian atap perpustakaan yang berada diantai 2 gedung tersebut beserta sejumlah buku di SMP Muhammadiyah tersebut hangus terbakar.

Peristiwa tersebut diketahui para pelajar yang sedang latihan baris berbaris persiapan lomba 17 Agustus di lapangan. Para pelajar tersebut mendapati asap mengepul dari atap bagian ruangan perpustakaan.

Melihat itu para pelajar yang panik kemudian melapor ke para guru dan kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Beruntung, mobil pemadam kebakaran milik Pemkot Prabumulih segera tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api sehingga tidak menjalar ke ruangan lain.

Api berhasil dipadamkan setelah para petugas pemadam kebakaran berjibaku selama hampir satu jam dalam memadamkan api.

Namun meski api padam, sebagian buku hangus terbakar dan seluruh buku lainnya mengalami kerusakan akibat basah kena semprotan air pemadam.

"Betul terjadi kebakaran SMP Muhammadiyah dan petugas kami langsung ke lokasi dan alhamdulilah api berhasil dipadamkan," ungkap Kepala BPBD Pemkot Prabumulih, Sriyono kepada wartawan.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan kota Prabumulih, Pedro Santoso AB SPd MSi membenarkan kejadian kebakaran tersebut dan ruangan yang terbakar adalah perpustakaan.

"Kejadian terjadi siang, api diduga dari konsleting arus listrik di bagian atas ruangan perpustakaan," ungkap Pedro ketika dikonfirmasi melalui telpon WhatsApp.

Pedro mengatakan, kebakaran pertama diketahui para pelajar yang sedang latihan baris berbaris yang melihat asap mengepul di atas ruangan perpustakaan.

"Anak-anak berteriak kebakaran dan kemudian guru berserta warga menelpon Damkar dari Pemkot, api berhasil dipadamkan namun ruangan khsusunya bagian atas perpustakaan dan buku-buku terbakar," jelasnya.

Tidak ada korban dalam kejadian tersebut kata Pedro, namun akibat kejadian perpustakaan tidak bisa digunakan padahal ruangam tersebut sangat krusial dan dibutuhkan.

"Kita dinas Pendidikan akan menindaklanjuti ini dan akan mengusulkan untuk perbaikan ruangan perpustakaan ini nantinya," tegas pria yang pernah menjadi Kepala SMP Negeri 6 Prabumulih tersebut.(eds)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved