Berita OKU Selatan

Suplai Air PDAM Tirta Saka Selabung OKU Selatan Bakal Terhenti 5 Hari Kedepan, Dampak Pipa Terbakar

Aliran PDAM Tirta Saka Selabung OKU Selatan Bakal Terhenti 5 Hari Kedepan, Dampak Pipa Terbakar

Penulis: Alan Nopriansyah | Editor: Slamet Teguh
Sripoku.com/ Alan Nopriansyah
Diperbaiki - Petugas PDAM Tirta Saka Selabung Intake Simpang Pendagan, sedang mengangkut Pipa yang terbakar. Senin (15/7/2024). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Alan Nopriansyah

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA - Suplai air bersih PDAM Tirta Saka Selabung OKU Selatan ke para pelanggan bakal terhenti sekitar 5 hari kedepan.

Diketahui, distopnya distribusi air bersih tersebut diumumkan oleh pihak PDAM Tirta Saka Selabung Hendra Gunawan, lewat akun media sosialnya.

Hal ini terjadi karena peralatan intake milik PDAM Tirta Saka Selabung OKU Selatan terbakar.

"Diinformasikan kepada seluruh pelanggan PDAM OKUS, bahwa pendistribusian air dari intake simpang pendagan belum bisa beroperasi dikarenakan Ada kendala dari pipa intake simpang pendagan, Pompa terbakar,"ujarnya.

Ditambahkannya, bahwa pihaknya  sedang melakukan perbaikan pipa yang terbakar tersebut.

Namun dipastikannya bahwa pendistribusian akan terhenti selama 5 hari ke depan

"Kemungkinan pendistribusian air off sampai tanggal 18 juli 2024 dikarenakan pompa terbakar dan masih dalam perbaikan. Atas kendala tersebut kami mohon maaf,"sampainya.

Baca juga: BESOK, Pemkab OKU Selatan Gelar Minum 1.000 Gelas Kopi Bareng Masyarakat, Siap Pecahkan Rekor MURI

Baca juga: Antisipasi Judi Online, Handphone Personel Polres OKU Selatan Dirazia

Sebagaimana diketahui, pelanggan PDAM Tirta Saka Selabung, OKU Selatan kerap mengeluhkan suplai air yang kerap tak mengalir di rumah-rumah mereka.

Sebelumnya, Salah seorang pelanggan Nyoman mempertanyakan air tak mengalir sehingga pihaknya kebingungan dalam memenuhi kebutuhan air bersih

"Kami butuh air pak, kenapa Air PDAM wilayah Belumai dan sekitarnya mati (tidak ngalir),"keluhnya.

Keluhan yang sama dituturkan oleh pelanggan PDAM wilayah Desa Simpang Ketuway Kecamatan Muaradua, bahwa sudah dalam 2 minggu suplai air tak berjalan normal.

"Kami juga di Simpang Ketuwai sudah 2 minggu suplai air dak normal pak,"terangnya.

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

 

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved