Berita Palembang
Kumuh dan Berada di Tengah Kota, Pemkot Palembang Minta Akhir Tahun Ini Rumah Susun Direvitalisasi
Pemkot Palembang menargetkan revitalisasi rumah susun Palembang terlaksana akhir tahun ini.
Penulis: Hartati | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pemkot Palembang menargetkan revitalisasi rumah susun Palembang terlaksana akhir tahun ini.
Pemkot telah melakukan audiensi dengan Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas) untuk meminta detail rencana revitalisasi.
Pj Walikota Palembang Ucok A Damenta mengatakan rumah susun harus segera direvitalisasi karena sudah tua dan kumuh.
Pemandangan rumah susun yang usang ini dinilai tidak sedap dipandang dan juga sarat dengan sampah dan drainasenya tidak baik.
Oleh sebab itu harus segera direvitalisasi agar lebih baik lagi.
"Rusun ini padat penduduk dan tidak layak huni tapi berada di pusat kota sehingga harus dibenahi," ujar Ucok.
Dia menyebut rusun sudah dibangun sejak tahun 1980an yang terdiri dari kurang lebih sekitar 3.250 kepala keluarga.
Ia berusaha agar revitalisasi kawasan rusun bisa terealisasi dengan secepatnya.
"Target kami, paling tidak sampai akhir tahun ini sudah ada eksekusi termasuk persoalan sampah dan drainase," kata Ucok.
Baca juga: Harga Emas di Palembang Senin 15 Juli 2024 Rp 7,5 Juta Persuku, Logam Mulia Turun
Baca juga: Kebakaran Terjadi di Permukiman Padat Penduduk di Sentosa Palembang, Diduga Korsleting Listrik
Sementara itu Manajer Marketing Perumnas Palembang, Benny ketika dikonfirmasi mengatakan pimpinan tengah tidak berada di tempat karena sedang ada di Jakarta.
Sehingga meminta menjadwalkan ulang kembali untuk wawancara terkait rencana revitalisasi rusun.
"Pimpinan sedang tugas ke Jakarta nanti setelah pulang kita ngobrol," ujarnya.
Sementara itu rencana revitalisasi rumah susun ini sudah sejak lama digaungkan namun hingga kini belum terwujud.
Rencananya beberapa waktu lalu rumah susun itu akan dijadikan apartemen dengan fasilitas yang lebih baik dilengkapi kolam renang, lift, club house dan taman sehingga lebih layak huni dan tertata rapi.
Apartemen pengganti rusun dengan usia 45 tahun itu rencana sebelumnya akan dibangun setelah proyek apartemen di Jakabaring selesai dibangun.
Namun hingga kini, rencana dan realisasi masih belum ada yang terlaksana dan tampilan rusun masih sama kumuh dan semrawut.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
Ngaku Dibegal Padahal Motornya Dijual, Pria di Palembang Buat Laporan Palsu, Berujung Diciduk Polisi |
![]() |
---|
Pembelian Beras Premium Dibatasi, Retail di Palembang Sebut Pasokan Terbatas |
![]() |
---|
Lagi Nyebrang, Pasutri Lansia Pencari Rongsokan di Palembang Ditabrak Motor Hingga Masuk Rumah Sakit |
![]() |
---|
Bulog Sumsel Babel Pastikan Pasokan Beras SPHP Aman, Stok di Gudang Cukup Hingga 10 Bulan ke Depan |
![]() |
---|
Pria di Palembang Curi Laptop & TV di MTS Miftahul Jannah Kenten Banyuasin, Uangnya Untuk Beli Sabu |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.