Berita Musi Rawas
1.000 Warga di Musi Rawas Ikuti Minum Kopi Serentak di Pinggir Sungai, Antusias Pecahkan Rekor MURI
Sebanyak 1.000 Kabupaten Musi Rawas antusias berpartisipasi dalam pemecahan rekor muri minum kopi serentak di pinggir sungai.
Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM, MUSI RAWAS -- Sebanyak 1.000 Kabupaten Musi Rawas antusias berpartisipasi dalam pemecahan Rekor MURI minum kopi serentak di pinggir sungai, Sabtu (13/7/2024).
Diketahui, Kabupaten Musi Rawas menjadi salah satu Kabupaten di Provinsi Sumsel yang ikut berpartisipasi dalam pemecahan rekor muri minum kopi dengan peserta terbanyak.
Untuk di Kabupaten Musi Rawas kegiatan dilaksanakan di objek wisata Danau Aur di Kelurahan Sumber Harta Kecamatan Sumber Harta.
Kegiatan minum kopi serentak sendiri dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Musi Rawas, H Ali Sadikin dan diikuti sebanyak 1.000 peserta yang terdiri dari jajaran pemerintah mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga desa dan masyarakat umum.
Sebelum ikut berpartisipasi, para peserta diwajibkan untuk melakukan pendaftaran dan registrasi di pintu masuk Danau Aur dan kemudian di beriman gelang pengenal sebagai peserta.
Sekda Musi Rawas, Ali Sadikin mengatakan, kegiatan minum kopi ini merupakan kegiatan pemecahan rekor muri minum kopi di pinggir sungai serentak dengan peserta terbanyak.
Baca juga: Harga Emas di Palembang Hari ini Tembus Rp 7,5 Juta per Suku, Perhiasan Makin Diburu untuk Investasi
Dikatakan Sekda, kegiatan yang sama juga dilaksanakan serentak di Kabupaten/Kota di Sumsel diwaktu yang sama, namun di tempat yang berbeda.
"Jadi ini serentak di Kabupaten/Kota di Sumsel, dan setiap daerah di distribusikan sebanyak 1.000 kopi," kata Sekda, Sabtu (13/07/2024).
Untuk di Kabupaten Musi Rawas sendiri lanjut Sekda, kegiatan dipusatkan di Objek wisata Danau Aur yang ada di Kelurahan Sumber Harta Kecamatan Sumber Harta.
"Alhamdulillah, di Musi Rawas sendiri dari 1.000 porsi kopi yang didistribusikan, semuanya habis," ungkap Sekda.
Ditambahkan Sekda, Untuk di Musi Rawas kopi yang digunakan adalah kopi lokal yakni Kopi Selangit. Hal tersebut, tujuannya untuk mendukung UMKM lokal di Musi Rawas.
"Melalui kegiatan ini kita juga sekaligus mempromosikan wisata Danau Aur di Musi Rawas dan memasyarakatkan UMKM, termasuk kopi yang merupakan bagian dari hasil pertanian di Musi Rawas," harap Sekda.
Lebih lanjut Sekda menjelaskan, untuk peserta yang dilibatkan pada kegiatan ini sendiri dalam, unsur pemerintahan mulai dari Kabupaten hingga Desa dan Kelurahan, termasuk juga masyarakat umum.
"Kemudian, juga wisatawan yang datang ke Danau Aur. Totalnya lebih dari 1.000 peserta yang berpartisipasi," tutup Sekda.
Sementara itu, Nurdin salah seorang warga dari Kecamatan Sumber Harta mengaku, mendukung dan mengapresiasi dilaksanakan kegiatan pemecahan rekor muri minum kopi di pinggir sungai serentak peserta terbanyak.
Tak Masuk Usulan PPPK Paruh Waktu, Honorer Non Database di Musi Rawas Bakal Diajak Temui KemenPANRB |
![]() |
---|
Tak Masuk Usulan PPPK Paruh Waktu, Puluhan Honorer Non Database Ngadu ke DPRD Musi Rawas |
![]() |
---|
Masa Jabatan Habis, 13 Kades di Musi Rawas Bakal Menjabat Lagi Hingga 2 Tahun Ke Depan |
![]() |
---|
2.300 Honorer di Musi Rawas Jadi Prioritas Pengusulan PPPK Paruh Waktu, Non Prioritas Ada 800 Orang |
![]() |
---|
Baterai dan Panel Surya Alat Pengamatan Hujan Milik BMKG di Musi Rawas Dicuri, Penting Pantau Banjir |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.