Berita Lipsus Koperasi
Pinjam Uang di Koperasi, Tak Perlu Jaminan -3
Seperti yang diungkapkan Wati (44) IRT warga Kecamatan Kemuning, yang saat ini memilih meminjam uang koperasi untuk keperluannya.
Belajar dari kasus beberapa petugas koperasi yang mengalami korban kekerasan hingga nyawa melayang, hal itu pastinya menjadi pelajaran bagi dirinya dan rekannya yang lain, untuk lebih mawas diri dan berhati- hati dalam bekerja.
"Pasti kejadian- kejadian yang ada jadi pelajaran, tapi jelas dalam bertugas kita tetap harus sopan kepada nasabah, " tuturnya.
Ditambahkan Robi, dalam penagihan iuran ke nasabahnya ia akan memberikan 'Promes' bukti bayar, jika nasabah telah melakukan pembayaran sesuai kesepakatan.
"Untuk bukti bayar 'promes' ini, ukurannya memang ada yang kecil atau sedang, tergantung kita buatnya. Promes itu sebagai pegangan nasabah jika mereka sudah membayar iurannya, " ungkap Robi.
Dilanjutkan Robi, mengingat dirinya selama ini bertugas di Palembang pastinya ia sudah memahami karakter nasabahnya, dan jikapun di daerah yang jauh ataupun rawan, biasanya penagihan dilakukan lebih dari satu orang.
"Karakter nasabah kita harus tahu, dan pastinya pinjam meminjam tidak ada paksaan, suka sama suka, kalau mau, " tukasnya.
Untuk pinjaman sendiri, dijelaskan Robi jika biasanya ada potongan jumlah pengajuan pinjaman dari nasabah, dan itu biasanya biaya administrasi dan sebagainya.
"Pastinya kalau minjam Rp 5 juta saat mereka terima tidak full, dan jika iurannya masih berjalan nasabah boleh top up (pinjaman lagi). Nah, kalau pinjamannya besar terkadang juga harus ada jaminan, dan ada kontrak perjanjian, " pungkasnya.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Pinjam-Uang-di-Koperasi-Tak-Perlu-Jaminan.jpg)