Berita Palembang
Mulai Serap Gabah Hasil Panen, Bulog Sumsel Babel Targetkan Penyerapan 172 Ribu Ton di 2026
Kabupaten Banyuasin menjadi salah satu daerah yang lebih awal memasuki musim panen.
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- Memasuki panen Januari 2026, Bulog Kanwil Sumsel–Babel mulai menyerap Gabah Kering Panen dengan skema any quality, dengan Banyuasin menjadi daerah panen lebih awal
- Pada 2025, Bulog Sumsel–Babel melampaui target penyerapan hingga 106 persen atau 141.465 ton beras, dan tahun 2026 menargetkan penyerapan 172.682 ton setara beras.
- Gabah berkualitas akan diolah menjadi Cadangan Pangan Pemerintah untuk disalurkan melalui berbagai program bantuan dan penyangga pangan nasional.
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Memasuki masa panen Januari 2026, Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Sumsel Babel) mulai melakukan penyerapan Gabah Kering Panen (GKP) dengan skema any quality bagi gabah yang telah memasuki usia panen.
Kabupaten Banyuasin menjadi salah satu daerah yang lebih awal memasuki musim panen.
Panen Raya dilaksanakan pada Rabu, 21 Januari 2026, di Desa Songgo Makmur, Kecamatan Selat Penugukan, yang dihadiri langsung oleh Bupati Banyuasin.
Kegiatan panen raya kemudian dilanjutkan di Desa Telang Rejo, Kecamatan Muara Telang, dengan kehadiran Wakil Menteri Transmigrasi, Bupati Banyuasin, Pimpinan Wilayah Bulog Kanwil Sumsel-Babel, serta unsur Forkopimda lainnya.
Pimpinan Wilayah Bulog Kanwil Sumsel Babel, Mersy Windrayani, menyampaikan bahwa capaian penyerapan gabah dan beras pada tahun 2025 berhasil melampaui target yang telah ditetapkan. Dari target yang diberikan, Bulog Sumsel-Babel mampu mencapai realisasi sebesar 106 persen atau setara 141.465 ton beras.
"Alhamdulillah, capaian tahun 2025 melampaui target. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih optimal di tahun 2026,” kata Mersy, Minggu (25/1/2026).
Mersy menjelaskan, untuk tahun 2026, Bulog Kanwil Sumsel Babel menargetkan penyerapan sebesar 172.682 ton setara beras.
Harapannya, dengan target yang lebih besar tersebut, Bulog Kanwil Sumsel Babel kembali mampu melampaui target melalui sinergi yang kuat bersama seluruh pemangku kepentingan di daerah.
Ia menekankan pentingnya kerja sama antara kepala daerah, Dinas Pertanian, BRMP, BPP, penyuluh pertanian, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas yang terjun langsung di lapangan.
Sinergi tersebut dinilai sangat berperan dalam meningkatkan penyerapan Gabah Kering Panen, khususnya dari padi yang telah memasuki umur panen sehingga kualitas gabah yang diserap tetap terjaga.
“Gabah dengan kualitas yang baik akan menghasilkan beras giling berkualitas. Beras inilah yang akan disimpan sebagai Cadangan Pangan Pemerintah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Mersy menambahkan bahwa Cadangan Pangan Pemerintah tersebut nantinya akan disalurkan kepada masyarakat melalui berbagai program pemerintah, seperti Bantuan Pangan, Beras SPHP, dan Beras Bencal, serta didistribusikan ke wilayah-wilayah yang mengalami defisit pangan.
Baca juga: Kabupaten Banyuasin Dinobatkan Jadi Penghasil Beras Terbesar dan Penghasil Gabah Nomor 2
Baca juga: Hitung Jumlah Gabah yang Terbuang, 3 Metode Panen Padi Oleh Petani di Musi Rawas Dievaluasi
Dorong Harga Jual Gabah Tinggi
Pemerintah telah menetapkan harga beli gabah di kalangan petani harus Rp 6.500 perkilonya.
| Uang Investasi Rp105 Juta Tak Kembali, Warga Palembang Polisikan Rekan Bisnis Terkait Penipuan |
|
|---|
| Tergiur Keuntungan Besar dari Investasi Event, Pria di Palembang Malah Rugi Rp105 Juta |
|
|---|
| Ungkap 2 Kasus Besar di Sumsel, Kejati Tetap 5 Tersangka, 1 Tak Ditahan Karena Jalani Ibadah Haji |
|
|---|
| Cek Jadwalnya, Bus Antar Jemput Penumpang PIM-Cinde, Gratis Beroperasional Setiap Hari |
|
|---|
| Penghulu Sudah Datang, Pelajar SMP di Palembang Ingkar Janji Nikahi Pacar, Berujung Dibawa ke Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Mulai-Serap-Gabah-Hasil-Panen-Bulog-Sumsel-Babel-Targetkan-Penyerapan-172-Ribu-Ton-Tahun-Ini.jpg)