Berita Viral

6 Fakta Anggota DPRD Lampung Tengah Tersangka Penembakan Warga hingga Tewas, Punya 4 Senpi Ilegal

Seorang warga bernama Salam (35) tewas usai tertembak keponakannya sendiri, anggota DPRD Lampung Tengah, Muhammad Saleh Mukadam atau MSM (42).

Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Weni Wahyuny
Youtube Kompas TV
Muhammad Saleh Mukadam atau MSM (42)(baju tahanan orange) jadi tersangka kasus penembakan warga bernama Salam (35). 

Tersangka memang diundang sebagai tokoh masyarakat dalam prosesi penyambutan keluarga besan di pesta pernikahan iparnya.

5. Tersangka Punya 4 Senjata Api Ilegal

Dari hasil penggeledahan, polisi menyita empat senjata api (senpi) yang diduga dimiliki secara ilegal.

"Sudah kita telusuri, tersangka tidak menjadi anggota klub menembak manapun. Senjata-senjata ini ilegal," kata Andik, dilansir dari Kompas.com, Minggu (7/7/2024). Senjata api yang kini menjadi barang bukti itu meliputi:

1 pucuk senpi jenis Zoraki MOD 914-T dengan 1 magazine dan 4 selongsong amunisi.

1 pucuk senpi laras panjang jenis FNC Belgia dengan 1 magazine.

1 pucuk senpi jenis revolver Cobra dengan 2 magazine.

1 pucuk senpi jenis HS dengan magazine-nya.

Kepolisian juga menemukan 60 butir amunisi kaliber 5,56 mm dan 34 butir amunisi kaliber 9 mm. Seluruh senpi tersebut merupakan senjata organik, bukan senjata rakitan.

6. Istri Korban Minta Keadilan

Sementara, Erna Sari istri korban meminta Kepala Polres Lampung Tengah AKBP Andik Purnomo Sigit untuk menegakkan keadilan sesuai pelanggaran hukum yang dilakukan Muhammad Saleh Mukadam (42) anggota DPRD Lampung Tengah.

Dia mengatakan, Salam meninggalkan seorang anak yang masih kecil dan saat ini harus rela ditinggal sang ayah.

"Anak saya masih kecil-kecil pak, belum tau apa-apa, saya serahkan sama bapak ya," ucap istri Salam kepada Kapolres Lampung Tengah sambil menyeka air mata. Dikutip dari Tribun Lampung.com

Menyambut hal itu, Andik mengatakan akan kepada keluarga korban akan bersikap profesional dalam penanganan kasus yang dilakukan anggota DPRD Lampung Tengah tersebut.

Andik pun turut menyatakan belasungkawa atas kematian Salam, serta memberikan sejumlah santunan untuk keluarga yang ditinggalkan.

"Insyaallah kami akan tegakkan hukum dengan seadil-adilnya," ujarnya.

Baca berita lainnya di Google News

Ikuti dan baca berita menarik lainnya di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved