Pilgub Sumsel 2024

Beri Selamat ke Herman Deru-Cik Ujang, Heri Amalindo-Popo Ali Siap Bertarung di Pilgub Sumsel 2024

Ini terjadi setelah partainya tempat bernaung Holda selama ini telah merekomendasikan ke pasangan Herman Deru- Cik Ujang (HDCU). 

Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Slamet Teguh
Dokumen
Heri Amalindo-Popo Ali Siap Bertarung di Pilgub Sumsel 2024, Setelah Beri Selamat ke Herman Deru-Cik Ujang Usai Resmi Diusung Partai Demokrat 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kontestasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sumatera Selatan (Sumsel) 2024, mulai mengerucut beberapa nama. 

Hal ini setelah Bakal calon gubernur (Balongub) Sumsel Ir Holda 'menyerah' dan mundur untuk bertarung di Pilkada.

Ini terjadi setelah partainya tempat bernaung Holda selama ini telah merekomendasikan ke pasangan Herman Deru- Cik Ujang (HDCU). 

Dengan rekomendasi partai Demokrat tersebut  HDCU sudah hampir dipastikan akan menjadi peserta Pilkada, karena syarat dukungan  keduanya untuk kursi DPRD telah melampaui yaitu 18 kursi gabungan partai NasDem (10) dan Demokrat (8), dari minimal 15 kursi. 

Sekarang tersisa 57 kursi yang akan diperebutkan kandidat lainnya, seperti Mawardi Yahya- RA Anita Noeringhati (Matahati) dan Heri Amalindo- Popo Ali (Hapal) untuk bisa maju melalui jalur parpol. 

Menyikapi adanya restu resmi DPP Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada HDCU, mendapat respon kandidat lainnya dan mengucapkan selamat terkait dukungan itu. 

"Kita ucapkan selamat kepada HDCU, atas rekomendasi dari partai NasDem den Demokrat, yang sudah memberikan rekomendasi untuk calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel, "kata tim pemenangan Hapal,  Nopri, Rabu (12/6/2024) 

Menurutnya, pasangan Hapal saat ini masih menunggu rekomendasi resmi dari parpol yang memiliki kursi di DPRD Sumsel, dan pihaknya optimis jika Hapal akan mendapat 'tiket' untuk berlaga di Pilkada

"Prinsipnya, pasangan Hapal masih menunggu, tapi InsyaAllah pasangan ini juga mendapatkan tiket untuk maju Pilgub Sumsel," paparnya.   

Beberapa partai yang intensif untuk berkoalisi ada PDIP, Golkar, PKS dan partai lainnya, sedangkan partai yang telah mengeluarkan rekomendasi ke kandidat tertentu pastinya tidak akan diganggu. 

"PDIP insyaAllah merapat ke Hafal, karena Holda tidak akan maju lagi karena sudah ke HDCU, dengan begitu beliau bersama pasangannya sudah hampir tidak maju. Nah, kader PDIP yang akan maju Pilgub hanya pak Heri, jadi peluang untuk diusung sangat besar, " tuturnya. 

Ditambahkan Nopri, untuk deklarasi dukungan parpol dan pasangan, ia memastikan dilakukan sebelum pendaftaran di KPU Sumsel. 

"InsyaAllah sebelum pendaftaran di KPU sudah ada putusan, sekarang tinggal mengerucut. Mengingat tahapan tinggal sedikit dan mekanisme selama ini diikuti, dan pasangan tetap Hapal, " tukasnya.

Baca juga: HoMe Bubar, Holda Pastikan Dukung Herman Deru-Cik Ujang di Pilgub Sumsel 2024, Patuhi Demokrat

Baca juga: Resmi Diusung Demokrat di Pilgub Sumsel 2024 Bareng Herman Deru, Cik Ujang Siap Jalakan Arahan AHY

Pengamat politik dari Universitas Sriwijaya (Unsri) Dr M Husni Tamrin memprediksi akan ada 3 paslon yang akan maju Pilgub Sumsel, jika melihat kondisi saat ini, pasca rekomendasi Demokrat ke HDCU. 

Ketiganya yaitu Herman Deru - Cik Ujang (HDCU), Mawardi Yahya- Anita Noeringhati (MATAHATI) dan Heri Amalindo- Popo Ali (HAPAL) 

"Tidak lebih dari tiga Paslon dan bisa kemungkinan dua head to head.  Peluang tergantung head to headnya sama siapa. Petahana pasti punya peluang sepanjang melihatnya, tapi yang pasti dari tiga nama yang beredar masing-masing punya modal, tapi modal politik itu hanya bisa berguna jika dipakai, kalau didiami (diam) akan tergerus. Ibarat kita punya modal duit diletakkan dibawa bantal maka hilang, termasuk modal suara seperti itu, " tukasnya. 

Ditambahkan Husni, masyarakat Sumsel tidak muluk- muluk dalam melihat pemimpin kedepan, asalkan bisa menyediakan fasilitas yang diinginkan masyarakat seperti pendidikan dan kesehatan. 

"Sumsel relatif tidak macam- macam, yang penting negerinya aman, dibangun ya sudah dan diperhatikan, gak perlu juga pemerintah jor-joran  mau membayarkan apa- apa serba gratis tidak terlalu. Yang penting mereka mau berobat ada, mau sekolah ada, mau jalan ada, terus jual hasil buminya gampang itu saja, " pungkasnya.

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved