Arti Kata

Arti Kata All Eyes On Rafah Trending X, Seruan Solidaritas untuk Palestina

Kata 'All Eyes On Rafah' tengah ramai digunakan pengguna di media sosial hingga trending di Twitter .

|
Editor: Abu Hurairah
Akun X @InsiderWorld_1
Arti Kata All Eyes On Rafah Trending X, Seruan Solidaritas untuk Palestina 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kata 'All Eyes On Rafah' tengah ramai digunakan pengguna di media sosial hingga trending di X .

Kata tersebut disampaikan warganet dalam bentuk tagar #alleyesonrafah yang menjadi trending topic di X hari ini (27/5/2024).

Kata itu sebagai bentuk kepedulian diungkapkan warganet untuk Palestina.

Dikutip dari Tribunnews,  Israel melancarkan serangan terhadap sebuah kamp penampungan warga Palestina di Rafah, Gaza selatan.

Akibatnya, sebanyak 45 orang tewas, termasuk 23 wanita, anak-anak, dan orang tua. Dilaporkan sebanyak 249 orang terluka akibat serangan Israel di wilayah tersebut.

Para saksi mata menyebut, sebanyak delapan rudal menghantam kamp tersebut pada Minggu (26/5/2024) malam waktu setempat.

Baca juga: Gelar Aksi Peduli Palestina, Puluhan Pemuda di Muratara Long March di Jalinsum Sambil Galang Dana

Apa arti All Eyes on Rafah?

All Eyes on Rafah adalah seruan bagi masyarakat dunia untuk memperhatikan apa yang terjadi di Rafah dan tidak bisa mengabaikan hal yang terjadi di Rafah.

Dirangkum dari laman PantherNOW, seruan All Eyes on Rafah muncul saat Israel menyerang Rafah pada Februari 2024 lalu.

Kemudian, para pendukung Palestina mulai menyerukan seruan All Eyes on Rafah setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan pasukannya akan maju ke Rafah, sebuah kota di mana sekitar 1,4 juta warga Palestina mencari perlindungan, dan berduka atas kehidupan anak-anak Palestina yang telah meninggal hingga saat ini.

Selain itu, All Eyes on Rafah juga menggambarkan ketegangan di kota tersebut yang nasibnya mungkin ditentukan oleh keberhasilan atau kegagalan perundingan yang dimediasi oleh Mesir, AS, dan Qatar mengenai kemungkinan kesepakatan gencatan senjata, termasuk pembebasan sisa sandera Israel oleh Hamas.

Bersamaan dengan pembebasan tahanan Palestina yang dipenjara oleh Israel.

Baca juga: 40 Kata-kata Dukungan untuk Palestina yang Menyentuh dan Penuh Haru, Bagikan Lewat Medsos

Mengenal Rafah

Mengenal Rafah Dilansir dari laman Britannica, Rafah adalah kota di sepanjang perbatasan Jalur Gaza, Palestina, dan Mesir.

Selama sebagian besar abad ke-20 dan ke-21, Rafah terbelah menjadi separuh bagian timur di wilayah Gaza, serta setengah di bagian barat berada di wilayah Mesir.

Kota Rafah yang berbatasan langsung dengan Laut Mediterania merupakan ibu kota Provinsi Rafah di Jalur Gaza.

Terletak di ujung selatan Gaza, Kota Rafah adalah salah satu dari tiga kota besar di wilayah ini.

Dua kota besar lainnya, yakni Gaza City di utara dan Khan Younis di bagian tengah.

Berdasarkan Badan Statistik Palestina, penduduk Kota Rafah berjumlah 191.000 jiwa dari total 260.000 orang di Provinsi Rafah pada 2021.

Tempat ini merupakan satu-satunya perbatasan yang memungkinkan penduduk keluar masuk Gaza tanpa kendali Israel.

Warga Gaza yang mengungsi akibat bombardir Israel usai serangan Hamas pada 7 Oktober lalu memadati Rafah sepanjang akhir 2023 hingga kini.

Mereka, warga sipil, menganggap kota tersebut menjadi tempat perlindungan terakhir dari serangan Israel.

Di sisi lain, pihak Israel menganggap Kota Rafah sebagai benteng terakhir dari pasukan Hamas.

Itulah penjelasan dari kata All Eyes on Rafah yang viral di media sosial, yang dijadikan seruan Solidaritas untuk Palestina

Artikel ini bersumber dari https://internasional.kontan.co.id/ , https://www.kompas.com/ dan https://www.tribunnews.com/

Temukan artikel menarik lainnya di Google News.

Ikuti dan bergabung di Saluran WhatsApp Tribunsumsel.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved