Kasus Vina Cirebon

Jadi Terpidana Kasus Vina Cirebon, Saka Tatal Ngaku Bukan Anggota Geng Motor : Saya gak Punya Motor

Terkuak nasib Saka Tatal (23) korban salah tangkap dalam kasus Vina Cirebon, alami penyiksaan dengan diinjak hingga disetrum sampai tak berdaya...

Penulis: Thalia Amanda Putri | Editor: Weni Wahyuny
Tribun Cirebon/Eki Yulianto
Saka Tatal (kanan), terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon. Ia mengaku bukan anggota geng motor, bahkan tak kenal Vina dan Eki. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Thalia Amanda Putri

TRIBUNSUMSEL.COM - Saka Tatal (23), terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon mengaku jadi korban salah tangkap.

Saka Tatal bahkan menyebut tak mengenal sosok Vina dan Eki, kekasihnya yang menjadi korban tewas oleh sejumlah geng motor.

Tak hanya itu, Saka mengaku bukan anggota geng motor.

Dalam kasus itu, Saka Tatap divonis 8 tahun penjara dan kini sudah dinyatakan bebas.

Baca juga: Permintaan Saka Tatal Eks Terpidana Kasus Vina Ingin Hidup Tenang Usai Bebas, Nama Baik Dipulihkan

Pengakuan dari eks terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon, Saka Tatal mengungkapkan penderitaan selama di penjara, diperlakukan bak binatang
Pengakuan dari eks terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon, Saka Tatal mengungkapkan penderitaan selama di penjara, diperlakukan bak binatang (Youtube CNN Indonesia)

Dalam wawancara di rumahnya yang berlokasi sekitar SMPN 11 Cirebon, Jawa Barat, Saka menceritakan pengalaman pahitnya.

Saka Tatal mengaku dirinya mengalami penyiksaan yang memaksanya agar mengakui perbuatan yang tidak ia lakukan.

"Nyampe kantor Polres, saya langsung dipukulin, suruh mengakui yang enggak saya lakuin.

Saya dipukulin, diinjak, segala macam sampe saya disetrum," jelasnya dilansir dari Tribunnews.

Hingga akhirnya Saka Tatal terpaksa mengaku karena tak kuat dengan penyiksaan yang ia dapatkan.

"Yang mukulnya pokoknya anggota polisi, cuma enggak tahu namanya, karena enggak kuat dari siksaan, saya akhirnya mengaku juga, terpaksa, enggak kuat lagi," katanya.

Selain itu Saka semakin dibuat menderita ketika diberi makan layaknya diperlakukan seperti binatang.

"Walaupun saya di situ dikasih makan, dikasih makan juga udah kayak binatang dilempar nasi ke lantai, disuruh polisinya kalau gak makan saya dipukuli lagi," papar Saka Tatal mengungkap penderitaannya.

Baca juga: Ngaku Korban Salah Tangkap dalam Kasus Vina, Saka Tatal Sebut Menderita saat di Penjara

Baca juga: Vina Cirebon Viral, Mencuat Lagi Pembunuhan Arum Mahasiswi Esa Unggul 2017, Pelaku Belum Tertangkap

Saka kembali menegaskan bahwa saat kejadian, dirinya tengah berada di rumah.

Saat sebelum ditangkap, ia mengaku tengah diperintahkan membeli bensin oleh sang paman.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved