Kecelakaan Bus Siswa SMK Lingga Kencana

Tangis Ibu Mahesya Siswa Tewas di Subang, Kenang Percakapan Terakhir, Ingin Bahagiakan Orang Tua

Tangis Rosdiana, ibunda Mahesya Putra pelajar SMK Lingga Kencana yang tewas kecelakaan bus di Subang.

Tribunnews.com/ Igman Ibrahim
Tangis Rosdiana, ibunda Mahesya Putra pelajar SMK Lingga Kencana yang tewas kecelakaan bus di Subang. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Tangis Rosdiana, ibunda Mahesya Putra pelajar SMK Lingga Kencana yang tewas kecelakaan bus di Subang.

Kecelakaan maut bus Putera Fajar yang bawa penumpang pelajar SMK Lingga Kencana ini terjadi di jalan raya Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Subang, Jawa Barat, Sabtu (11/5/2024) sekitar pukul 18.45 WIB.

Akibat kecelakaan tersebut, 11 orang dilaporkan meninggal dunia, 27 orang luka berat, dan 13 orang mengalami luka sedang.

Salah satu ibunda korban, Rosdiana yang tak kuasa menahan kesedihannya saat tahu anaknya turut menjadi korban tewas dalam kecelakaan maut di Subang,

Rosdiana bersaksi anaknya merupakan sosok anak yang baik dan penurut.

Bahkan, Mahesya merupakan tulang punggung keluarga setelah ayahnya wafat.

Bukan tanpa sebab, Rosdiana mengingat betul bahwasanya Mahesya ingin langsung bekerja setelah lulus dari SMK Lingga Kencana.

Mahesya ingin membantu perekonomian keluarganya

"Dia anaknya baik. Pokoknya tulang punggung keluarga. Kalau mau misalkan dia bilang sudah lulus mau kerja membahagiakan orang tuanya," kata Rosdiana saat ditemui di rumah duka di jalan Rangkapan Jaya Baru, Depok, Jawa Barat, Minggu (12/5/2024). Dikutip dari Tribunnews.com

Baca juga: Pilu Cerita Keluarga Pelajar SMK yang Tewas Kecelakaan, jadi Kuli Angkut Pasir Demi Ikut Perpisahan

Mahesya merupakan anak pertama dari 5 bersaudara.

Mahesya hanya tinggal bersama sang ibu dan keempat adiknya di sebuah gang sempit di Jalan Raya Maruyung.

Menurut Rosdiana, nantinya Mahesya ingin bekerja sembari kuliah seusai lulus dari SMK Lingga Kencana.

Pengakuan sopir bus Putera Fajar yang mengalami kecelakaan bawa siswa SMK Lingga Kencana Depok, mengakibatkan 11 orang tewas.
Pengakuan sopir bus Putera Fajar yang mengalami kecelakaan bawa siswa SMK Lingga Kencana Depok, mengakibatkan 11 orang tewas. (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Tak hanya itu, Mahesya bahkan sempat menjadi kuli angkut pasir agar bisa mendapatkan uang tambahan untuk mengikuti perpisahan tersebut.

Namun takdir berkata lain, Mahesya justru menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut di Subang.

"Iya dia zudah rencana sih untuk kerja, pergi kuliah juga," ungkapnya.

Baca juga: Sosok Sadira Sopir Bus Kecelakaan Rombongan SMK Lingga Kencana di Subang, Selamat Alami Luka-luka

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved