Sekolah Kedinasan

Apakah Sekolah Kedinasan Gigi Harus Rapi? Ini Jawabannya, Beserta Tips Lulus Tes Kesehatan Gigi

Tes kesehatan gigi bagi peserta seleksi sekolah kedinasan untuk melihat dan memeriksa kondisi gigi, baik secara ringan maupun menyeluruh.

Tayang:
Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
GRAFIS TRIBUN SUMSEL
Pertanyaan mengenai apakah masuk sekolah kedinasan ikatan dinas gigi harus rapi banyak ditanyakan mereka yang ingin mendaftar, karena tes ini memang salah satu dari tahapan seleksi. 

Peserta yang memakai gigi palsu hanya diperbolehkan menggunakan gigi palsu satu gigi saja. Itu pun harus jenis gigi tiruan cekat permanen, tidak boleh lepasan.

Gigi palsu cekat permanen biasanya terbuat dari bahan porselen, porselen logam, dan zirconia. Lalu, gigi palsu hanya boleh terdapat pada gigi taring atau satu gigi depan.

Artikel lainnya: Jangan Salah, Ini Beda Dokter Gigi dan Dokter Bedah Mulut

11. Pemeriksaan Hubungan Rahang
Jika memiliki rahang bawah lebih maju atau cameh, maka penilaian akan berkurang. Karena, kemungkinan kondisi ini akan memerlukan perawatan kawat gigi bahkan operasi pemotongan rahang.

12. Rontgen Gigi
Dokter gigi dapat menyarankan pemeriksaan rontgen gigi panoramic untuk melihat kondisi seluruh gigi, menghitung jumlah gigi, dan melihat kondisi geraham bungsu untuk mengetahui kondisi tulang penyangga gigi.

13. Pemeriksaan Kanker Mulut

Dokter akan mencari tanda-tanda adanya keganasan, misalnya tumor, lesi prakanker, benjolan, dan jamur pada mulut. Area di bawah rahang, leher, bagian dalam bibir atau bagian dalam pipi, sisi lidah, dan langit-langit mulut akan dicek.

Jika terdapat sariawan kecil-kecil dalam jumlah banyak, maka hal ini bisa mengarah pada tanda keganasan sehingga mengurangi penilaian. Namun, jika ada satu sariawan dan terlihat seperti sariawan biasa, maka penilaian tidak akan berkurang.

14. Wawancara Medis

Selama pemeriksaan, dokter gigi dapat menanyakan riwayat kesehatan lainnya. Misalnya, jika kamu menderita diabetes, maka akan berdampak dan terjadi penyakit gusi.

Dokter juga akan menanyakan obat-obatan apa yang dikonsumsi. Pasalnya, beberapa obat dapat memengaruhi kesehatan mulut dan gigi, misalnya membuat gusi membesar dan lainnya.

Tips Lulus Tes Kesehatan Gigi Sekolah Kedinasan

Jika ingin lulus syarat gigi masuk sekolah kedinasan, sebaiknya periksa kondisi gigi ke dokter jauh-jauh hari sebelum pendaftaran, misalnya sekitar 2-3 tahun sebelum mendaftar.

Hal ini disebabkan beberapa kasus gigi perlu tindakan perbaikan yang cukup lama, misalnya bila diperlukan pemasangan kawat gigi.

Pemeriksaan dan membersihkan gigi ke dokter rutin setiap enam bulan sekali juga dapat mencegah kegagalan tes kesehatan saat mendaftar sekolah dinas dan membantu mencegah kondisi kesehatan mulut bertambah parah.

Dengan begitu, dokter gigi dapat langsung menemukan masalah atau kerusakan gigi lebih dini.

Tidak lupa, sebisa mungkin jaga kesehatan gigi dengan cara mengurangi minum kopi dan tidak merokok. Pastikan juga setiap hari selalu menyikat gigi dua kali sehari menggunakan pasta gigi sesuai kondisi gigi.

Demikian artikel mengenai Apakah Sekolah Kedinasan Gigi Harus Rapi? Ini Jawabannya, Beserta Tips Lulus Tes Kesehatan Gigi. Semoga bermanfaat. 

Baca berita dan artikel lainnya langsung dari google news

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved