Sekolah Kedinasan

Apakah Sekolah Kedinasan Gigi Harus Rapi? Ini Jawabannya, Beserta Tips Lulus Tes Kesehatan Gigi

Tes kesehatan gigi bagi peserta seleksi sekolah kedinasan untuk melihat dan memeriksa kondisi gigi, baik secara ringan maupun menyeluruh.

Tayang:
Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
GRAFIS TRIBUN SUMSEL
Pertanyaan mengenai apakah masuk sekolah kedinasan ikatan dinas gigi harus rapi banyak ditanyakan mereka yang ingin mendaftar, karena tes ini memang salah satu dari tahapan seleksi. 

5. Pemeriksaan Akar Gigi

Gigi juga tidak boleh ada sisa akar gigi (gangren radiks) atau sisa gigi yang busuk (gangren pulpa).

Jika terdapat satu sisa akar gigi, maka masih bisa ditoleransi. Dengan catatan, jika lulus seleksi maka harus segera melakukan pencabutan akar gigi tersebut.

Baca juga: 7 Sekolah Kedinasan Tanpa Tes Fisik, Persiapan Pendaftaran 2024, Lulusan Langsung Kerja

6. Gigi Tidak Boleh Ompong

Apakah gigi ompong bisa masuk sekolah kedinasan? Jawabannya adalah tidak bisa. Jumlah gigi yang hilang tidak boleh empat gigi yang berderet. Maksimal kehilangan tidak boleh lebih dari 4 gigi, pastikan jumlah gigi kamu minimal 28.

Sebab, kondisi tersebut mengganggu estetika dan dapat menimbulkan masalah gigi lainnya di kemudian hari.

7. Pemeriksaan Gusi

Untuk mendapatkan penilaian yang baik, kondisi gusi harus sehat dengan ciri berwarna merah muda, tidak mudah berdarah, tidak sakit, dan melekat erat pada gigi (tidak flabby).

Kondisi gusi mengalami pembesaran atau hiperplasia gingiva akan mengurangi penilaian. Tanda-tandanya adalah gusi tampak kemerahan, membesar, dan mudah berdarah.

8. Pemeriksaan Hubungan Antargigi

Pemeriksaan hubungan antargigi bertujuan untuk memeriksa adanya kelainan gigitan. Misalnya, jika terdapat kasus gigitan terbuka atau open bite lebih dari 2 mm, maka peserta akan gugur.

Untuk kasus open bite vertikal, ukuran overjet-nya tidak boleh lebih dari 4 mm. Kasus gigitan terbalik atau cross bite juga tidak diperbolehkan. Untuk mengatasi kasus ini, kawat gigi bisa digunakan.

9. Tidak Boleh Pakai Kawat Gigi

Peserta sebaiknya melepas kawat gigi, karena memakai kawat gigi akan mengurangi penilaian. Sebaiknya lakukan perawatan kawat gigi dua tahun sebelum mendaftar ke sekolah kedinasan.

10. Tidak Boleh Pakai Gigi Palsu Lepasan

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved