Sekolah Kedinasan

Apakah Sekolah Kedinasan Gigi Harus Rapi? Ini Jawabannya, Beserta Tips Lulus Tes Kesehatan Gigi

Tes kesehatan gigi bagi peserta seleksi sekolah kedinasan untuk melihat dan memeriksa kondisi gigi, baik secara ringan maupun menyeluruh.

Tayang:
Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
GRAFIS TRIBUN SUMSEL
Pertanyaan mengenai apakah masuk sekolah kedinasan ikatan dinas gigi harus rapi banyak ditanyakan mereka yang ingin mendaftar, karena tes ini memang salah satu dari tahapan seleksi. 

3. STMKG (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi Geofisika)

4. STTD (Sekolah Tinggi Transportasi Darat)

Baca juga: Syarat Masuk Sekolah Kedinasan Kereta Api 2024 Milik Kemenhub, Jalur Pembibitan dan Mandiri

Tahapan Pemeriksaan Gigi Gigi Sekolah Kedinasan

1. Susunan Gigi Rapi

Susunan gigi harus rapi, tidak bertumpuk atau gigi berjejal (crowding), tidak ada yang goyang, dan terdiri dari gigi dewasa seluruhnya. Jika masih terdapat gigi susu padahal gigi dewasa sudah tumbuh, maka estetika dapat terganggu.

Namun, tes kesehatan gigi sekolah kedinasan biasanya masih memberi toleransi. Dengan catatan, jika lulus tes maka harus segera dilakukan pencabutan gigi susu tersebut.

2. Gigi Tidak Boleh Tonggos

Apakah gigi tonggos bisa masuk sekolah dinas? Sayangnya, susunan gigi tidak boleh maju atau tonggos karena akan mengurangi penilaian.

Susunan gigi juga harus rapat dan tidak boleh renggang. Jika terdapat jarak atau celah, tidak boleh melebihi 3 mm. Jika lebih dari 3 mm, maka bisa dinyatakan gugur.

Hal itu bisa terjadi jika ukuran gigi kecil-kecil, sedangkan lengkung rahang besar atau gigi bermigrasi (berpindah) karena terdapat gigi ompong yang tidak digantikan dengan gigi palsu.

3. Pemeriksaan Warna Gigi

Dokter gigi juga akan memeriksa kerusakan gigi, seperti perubahan warna gigi (diskolorasi gigi). Perubahan warna gigi bisa disebabkan faktor internal yaitu adanya gangguan sehingga pembentukan gigi tidak sempurna, dan akibat antibiotik jangka panjang.

Faktor eksternal bisa karena trauma seperti terjatuh atau terpukul, yang menyebabkan warna gigi berubah kehitaman. Jika terdapat kelainan ini, maka penilaian berkurang.

Warna gigi yang normal dan sehat adalah putih kekuningan. Jika pada gigi terdapat bercak putih, maka bisa jadi gigi mengalami fluorosis, yang bisa mengurangi penilaian.

4. Pemeriksaan Karies Gigi
Dokter gigi juga akan memeriksa seluruh kondisi gigi dan tambalan gigi bila ada. Karang gigi juga akan diperiksa. Bila ada karang gigi, gigi berlubang, dan gigi yang memiliki karies, maka penilaian dapat berkurang.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved