Berita Ogan Ilir

Ratusan Ekor Kerbau dan Sapi di Ogan Ilir Sudah Divaksin, Antisipasi Penyakit Ngorok

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ogan Ilir mencatat sudah tiga ekor kerbau mati diduga wabah penyakit ngorok.

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Sri Hidayatun
agung/tribunsumsel.com
Petugas Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ogan Ilir memvaksin hewan ternak sapi dan kerbau di wilayah Indralaya, Selasa (16/4/2024). 

Hewan yang terserang wabah ngorok tampak pada gejala diantaranya kehilangan nafsu makan, mengeluarkan air liur tanpa henti dan nafas tersengal-sengal.

"Jadi nafas hewan itu memang tersendat, lalu dia ngorok. Dua sampai tiga jam setelah ngorok itu, hewannya mati. Memang cepat sekali," tutur Erlan.

Dirinya berharap vaksin sapi dan kerbau di Ogan Ilir terus berkelanjutan demi kesehatan hewan ternak.

"Karena ekonomi kami kan bertumpu pada sektor peternakan ini," kata Erlan.

Gejala penyakit ngorok (tagere) atau Septicaemia Epizootica (SE) sedang mewabah di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI), di mana ratusan kerbau ditemukan mati.

Gejala wabah serupa ternyata mulai melanda wilayah Ogan Ilir, namun belum terlalu masif dan sedang ditanggulangi oleh pemerintah daerah setempat.

Baca berita menarik lainnya di google news

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved