Berita Ogan Ilir
Ratusan Ekor Kerbau dan Sapi di Ogan Ilir Sudah Divaksin, Antisipasi Penyakit Ngorok
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ogan Ilir mencatat sudah tiga ekor kerbau mati diduga wabah penyakit ngorok.
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Sri Hidayatun
Hewan yang terserang wabah ngorok tampak pada gejala diantaranya kehilangan nafsu makan, mengeluarkan air liur tanpa henti dan nafas tersengal-sengal.
"Jadi nafas hewan itu memang tersendat, lalu dia ngorok. Dua sampai tiga jam setelah ngorok itu, hewannya mati. Memang cepat sekali," tutur Erlan.
Dirinya berharap vaksin sapi dan kerbau di Ogan Ilir terus berkelanjutan demi kesehatan hewan ternak.
"Karena ekonomi kami kan bertumpu pada sektor peternakan ini," kata Erlan.
Gejala penyakit ngorok (tagere) atau Septicaemia Epizootica (SE) sedang mewabah di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI), di mana ratusan kerbau ditemukan mati.
Gejala wabah serupa ternyata mulai melanda wilayah Ogan Ilir, namun belum terlalu masif dan sedang ditanggulangi oleh pemerintah daerah setempat.
Baca berita menarik lainnya di google news
| Pinjam Truk Fuso Operasional Perusahaan, 2 Pegawai di Ogan Ilir Ini Malah Curi Sparepartnya |
|
|---|
| Warga Ogan Ilir Ngeluh, Truk Pengangkut Pasir Tak Tutup Muatan Dengan Terpal, Ganggu Para Pengendara |
|
|---|
| Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Burai Ogan Ilir, Tutup Badan Jalan Hingga Arus Listrik Terganggu |
|
|---|
| Pria di Ogan Ilir, Tikam Pensiunan Polisi di Indralaya, Pelaku Sempat Diamuk Massa |
|
|---|
| Mahasiswa di Indralaya Dikeroyok dan Ditusuk Sajam di Kosan, Satu Pelaku Ditangkap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Vaksin-hewan-ternak-sapi-dan-kerbau.jpg)