Berita Lahat

Wartawan Sriwijaya Post, Ehdi Amin Resmi Dilantik Sebagai Ketua PWI Lahat 2026-2029

Ehdi juga menegaskan komitmennya untuk menjadikan PWI Lahat sebagai organisasi yang semakin profesional dan berintegritas.

Tayang:
Penulis: Ehdi Amin | Editor: Slamet Teguh
Dokumen/PWI Lahat
DILANTIK - Ketua PWI Sumsel, Kurnaidi ST saat melantik Ketua dan pengurus PWI Lahat. 

Ringkasan Berita:
  • Pelantikan pengurus PWI Lahat periode 2026–2029 dihadiri ratusan undangan dan menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap dunia pers.
  • Bupati Lahat Bursah Zarnubi mengingatkan ancaman media sosial terhadap kredibilitas pers jika tidak disikapi dengan hati-hati.
  • Ketua PWI Lahat menegaskan wartawan tidak akan kalah selama menjaga integritas dan profesionalisme sesuai kode etik jurnalistik.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT - Di tengah membludaknya tamu undangan yang memadati Pendopoan Rumah Dinas Bupati Lahat, Senin (27/04/2026), pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lahat periode 2026–2029 justru melahirkan pesan kuat tentang masa depan dunia pers.

Sekitar 600 undangan dari berbagai kalangan, mulai dari Bupati dan Wakil Bupati Lahat, Ketua DPRD Lahat, Kejari Lahat, Panglima BZ-WIN Sudarman, GM Sumatera Ekspres, pihak perusahaan, jajaran OPD, camat, lurah, kepala desa, organisasi pers, ormas, tokoh masyarakat hingga warga, memadati lokasi acara.

Antusiasme besar ini menjadi bukti bahwa eksistensi PWI masih mendapat perhatian luas dari masyarakat Kabupaten Lahat. Namun di balik ramainya acara, isu krusial tentang ancaman media sosial terhadap profesi wartawan turut mencuat.

Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, dalam sambutannya mengingatkan agar insan pers tidak lengah menghadapi derasnya arus informasi digital yang kerap tidak terverifikasi.

Ia menegaskan bahwa tanpa kehati-hatian, kepercayaan publik terhadap pers bisa tergerus.

Menurut Bursah, derasnya arus media sosial saat ini berpotensi menggerus eksistensi wartawan jika tidak disikapi secara serius.

 Hal ini menjadi peringatan penting bagi dunia jurnalistik.

“Jangan sampai wartawan kalah oleh media sosial. Kalau tidak hati-hati, pers bisa kehilangan arah dan kepercayaan publik,” ujar Bursah, Selasa (28/6/2026).

Baca juga: Perangi Hoaks, Kapolres Lahat Gandeng PWI Perkuat Informasi Berimbang

Baca juga: Ehdi Amin Terpilih Jadi Ketua PWI Lahat 2026-2029, Tumbangkan Muchtarim dengan Selisih 1 Suara

Menanggapi hal tersebut, Ketua PWI Kabupaten Lahat yang juga wartawan Sriwijaya Post, Ehdi Amin, menegaskan bahwa wartawan tidak akan kalah oleh media sosial.

“Wartawan tidak akan kalah dengan media sosial, selama tetap berpegang pada integritas dan menyajikan fakta, bukan hoaks,” tegas Ehdi Amin di hadapan para undangan, di sela proses pelantikan.

Ehdi juga menegaskan komitmennya untuk menjadikan PWI Lahat sebagai organisasi yang semakin profesional dan berintegritas.

Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota menjaga marwah pers serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan.

"Pers masih memiliki posisi kuat sebagai sumber informasi terpercaya. Kecepatan media sosial tidak bisa menggantikan kredibilitas yang dibangun melalui proses jurnalistik. Saya yakin, di tengah gempuran media sosial, wartawan tetap akan berdiri sebagai penjaga fakta dan kebenaran," ucap Ehdi.

Sementara itu, Ketua PWI Sumatera Selatan, Kurnaidi, turut mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik. Ia menilai profesionalisme wartawan menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik di tengah derasnya arus informasi digital.

"Kunci utama adalah tetap disiplin terhadap Kode Etik Jurnalistik. Profesionalisme wartawan merupakan benteng terakhir agar pers tetap dipercaya dan relevan sebagai sumber informasi yang akurat dan edukatif," ujarnya.

 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved